Dalam Hitungan Menit, Gerakan “Rayakan Perbedaan” Kumpulkan Donasi Rp 345 Juta

by -63 views
Presdir Paramount Enterprise Ervan Adi Nugroho (kiri) saat penyerahan donasi untuk kegiatan "Rayakan Perbedaan Sabang Merauke".

JAKARTA, SULUTHEBAT.com — Gerakan “Rayakan Perbedaan Sabang Merauke” yang merupakan bagian dari gerakan “Rayakan Perbedaan” hari ini, Selasa (22/9/2015) mulai digulirkan.

Gerakan “Rayakan Perbedaan Sabang Merauke” adalah program “merantau” sejumlah anak dari berbagai pelosok Indonesia. Mereka yang terpilih akan tinggal selama sekitar 2 pekan di Jakarta di keluarga yang memiliki latar belakang yang sama sekali berbeda dengan anak-anak tersebut. Dengan cara ini, anak-anak tersebut dididik memiliki rasa toleransi yang tinggi.

Dalam diskusi yang dihelat di Bentara Budaya Jakarta ini dilangsungkan juga penggalangan dana untuk gerakan ini. Hanya dalam beberapa menit, dana yang berhasil dikumpulkan mencapai Rp 345 juta.

Adapun para donatur yang bersedia menyisihkan dananya untuk kegiatan ini adalah Paramount Enterprise (Rp 150 juta), Lippo Group (Rp 150 juta), Tanoto Foundation (Rp 15 juta), Kementerian Desa (Rp 15 juta) serta Berau Coal (Rp 15 juta).

Perwakilan Lippo Group Paul Montolalu menuturkan pihaknya sangat yakin gerakan “Rayakan Perbedaan” ini akan berkontribusi positif bagi Indonesia. “Karena itu kami ingin terlibat dalam program ini,” ujarnya.

Hal senada juga diungkapkan oleh Presdir Paramount Enterprise Ervan Adi Nugroho. Dia menilai gerakan “Rayakan Perbedaan” ini akan menginspirasi banyak pihak untuk melakukan kebaikan.

Adapun Staf Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, Rusman mengatakan gerakan “Rayakan Perbedaan” sangat bersentuhan dengan misi pemerintah, yakni memberdayakan masyarakat desa, utamanya di pedalaman. Karena itu pihaknya ingin berkontribusi pada kegiatan ini.

Head of Corporate Communication Tanoto Foundation Lestari Boediono menilai gerakan ini juga berkaitan dengan misi yang dijalankan yayasan, yang banyak bergerak di bidang pendidikan.

Gerakan “Rayakan Perbedaan” terinspirasi dari tagline Kompas.com dengan tujuan untuk membangun kesadaran individu agar menghargai indahnya Bhineka Tunggal Ika dengan berpartisipasi aktif melalui gerakan-gerakan inspirasional yang nyata, reliabel dan tepat sasaran.

Sementara itu melalui gerakan “Rayakan Perbedaan Sabang Merauke”, donasi yang dikumpulkan digunakan untuk membiayai program “merantau” sejumlah anak dari berbagai pelosok Indonesia yang terpilih untuk tinggal selama sekitar 2 pekan di Jakarta. Dengan cara ini, anak-anak tersebut dididik untuk memiliki rasa toleransi yang tinggi.