• Wed. Oct 27th, 2021

Olly dan Kopra itu…

ByRedaksi SulutHebat

Nov 13, 2015

JIKA Anda kebetulan berjalan-jalan di sejumlah wilayah di Minahasa Utara, Minahasa Selatan dan Minahasa Tenggara, aroma khas akan menyergap hidung. Aroma kopra.

Kopra, telah menjadi komoditi andalan masyarakat Sulawesi Utara (Sulut) selang puluhan tahun terakhir. Kopra telah menghidupi ratusan ribu keluarga dan ikut membantu menghasilkan ribuan sarjana.

Pentingnya kopra menjadi perhatian serius Olly Dondokambey. Calon gubernur Sulut itu tak segan berbaur dengan para petani kopra, dan mengikuti berbagai tahapan pembuatan kopra yang berkualitas.

“Banyak masyarakat yang menggantungkan hidup pada kopra. Jadi pemerintah harus memberi perhatian yang serius pada komoditi ini,” kata Olly.

Haarga, masih menjadi masalah serius yang dihadapi para petan kopra. Harga yang terlalu rendah akan merugikan petani. “Idealnya harga kopra itu di atas sepuluh ribu, atau pada kisaran belasan ribu per kilogram, supaya petani bisa mendapatkan keuntungan,” kata Olly.

Diakui Olly, harga kopra, sebagaimana komoditi pertanian lain, mengikuti tren pasar. Bahkan tidak jarang terjadi fluktuasi harga. “Biasanya pergerakan harga kopra mengikuti harga minyak dunia,” katanya.

Masalah lain yang perlu diperhatikan adalah mulai berkurangnya areal perkebunan kelapa. Biasanya lahan perkebunan beralih fungsi menjadi pemukiman atau kawasan industri. Selain itu, masih banyak tanaman kelapa yang produksinya tidak maksimal karena terlalu tua.

“Jadi peremajaan tanaman kelapa itu penting. Tanaman yang tua atau rusak harus diganti dengan tanaman baru. Tentu tanaman baru ini harus berkualitas unggul,” kata Olly.

Pemerintah, kata Olly, bisa membantu petani memberikan bibit kelapa berkualitas tinggi. Juga memberi pupuk dan pestisida. (*)news_5643b4eb96fdd.olly-kopra2

Redaksi SulutHebat

Media informasi dan inspirasi pembangunan Sulawesi Utara yang semakin hebat...