• Wed. Oct 27th, 2021

Sadis! Usai Bunuh Istri, Suami Bunuh Diri

ByRedaksi SulutHebat

Jan 2, 2016

Warga Airmadidi dibuat gempar. Usai membunuh sang istri, sang suami memilih bunuh diri. Di tengah kemeriahan pesta tahun baru, Sabtu (2/1) kemarin, sekira Pukul 16.00 Wita, warga dihebohkan dengan kasus pembunuhan sadis. Korbannya, pasangan suami istri (Pasutri) Nong Tan (55) dan Yenni Sinambow (51), warga Kelurahan Airmadidi Atas Lingkungan VII Kecamatan Airmadidi, Minahasa Utara.

pembunuhan1Kuat dugaan, peristiwa tragis tersebut dipicu persoalan dalam rumah tangga. Informasi dirangkum koran ini, Nong Tan diduga nekat menghabisi nyawa istrinya dengan sebilah pisau sebelum akhirnya bunuh diri dengan cara menancapkan pisau yang diduga dipakai untuk membunuh ke dadanya.

Menurut keterangan sejumlah warga yang ditemui di Tempat Kejadian Perkara (TKP), awalnya warga mendengar teriakan minta tolong dari dalam rumah. Ketika itu, mereka berpikir ada pencuri yang masuk ke dalam rumah pasutri yang telah puluhan tahun membina biduk rumah tangga itu.

“Kami pikir pencuri, jadi sudah siap dengan kayu dan batu menuju rumah korban. Begitu sampai di rumah, Yenni terlihat sudah terkapar berlumuran darah,” ujar Yohanis Nelwan, salah satu warga diamini puluhan warga lainnya yang memadati TKP.

Melihat korban sudah berlumuran darah dan terkapar di lantai, sejumlah warga langsung menghubungi  petugas kepolisian. Tak berselang lama, beberapa petugas dari Polres Minut dan Polsek Airmadidi tiba di TKP dan langsung masuk ke dalam rumah.

Alangkah terkejutnya, di ruangan lain, petugas kemudian mendapati korban sekaligus diduga pelaku sudah terkapar di atas tempat tidur dengan pisau yang menancap di dada. Saat itu juga, keduanya langsung dilarikan ke rumah sakit terdekat.

Sekira Pukul 18.00 Wita, nyawa pasutri yang dikenal rukun ini dikabarkan tak tertolong lagi. Kapolres Minut AKBP Eko Irianto melalui Kasat Reskrim AKP C Samuri ketika dihubungi koran ini menerangkan, belum ada saksi resmi yang melihat kejadian tersebut.

“Kejadian ini murni pertengkaran yang berujung pada penikaman dan menewaskan keduanya,” kata Samuri didampingi Kanit Reskrim Polsek Airmadidi Brigadir Deddy Donsu.

Lanjut Samuri, berdasarkan hasil rekaman yang sempat diambil anggotanya sebelum korban Yenni meninggal dunia, ia mengaku ditikam suaminya sendiri. “Berdasarkan pengakuan tersebut, Yenni meninggal di tangan suaminya sebagai tersangka, dan suaminya bunuh diri usai menikam Yenni,” kunci Samuri. (*)

Redaksi SulutHebat

Media informasi dan inspirasi pembangunan Sulawesi Utara yang semakin hebat...