• Wed. Oct 27th, 2021

Perayaan HUT MINSEL Ke-13 Disertai Rapat Paripurna DPRD

AMURANG,SULUTHEBAT.COM – Sejak dimekarkan dari Kabupaten Minahasa, Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) terus memperlihatkan kemampuannya untuk tumbuh. Perkembangan daerah yang masih terbilang muda ini bertumbuh dengan pesat. Kemarin peringatan Hut ke-13 Kabupaten Minsel dilakukan dengan Rapat Paripurna DPRD Minsel, dan dirangkaikan dengan upacara bendera dipimpin Penjabat Bupati Minsel Ir Peter Rene Hosang.

“Maknai HUT Ke-13 sebagai Momentum Bersatu Dalam Kerukunan, Kedamaian dan Semangat Persaudaraan”. Hal tersebut dikatakan penjabat Bupati Minahasa Selatan (Minsel), Ir Peter Rene Hosang MSi dalam sambutannya saat menjadi Inspektur Upacara (IRUP) pada Hari Ulang Tahun (HUT) Minsel Ke 13 yang dipusatkan di halaman kantor Bupati Minsel). “Mari kita bekerja sama dan bersama-sama bekerja serta mari kita berkarya memberikan yang terbaik, karena hasil kerja kita yang akan datang akan menjadi warisan bagi generasi yang akan datan juga. Karena kita bekerja keras bukan untuk hari ini tetapi buat hari esok yang lebih baik,” ungkapnya.

Menurutnya, berbagai torehan keberhasilan bagi akselerasi dalam berbagai dimensi pembangunan yang telah diraih saat ini. Kebersihan itu merupakan anugerah Tuhan yang patut disyukuri sebagai buah dari kerja keras dan perjuangan bersama seluruh aparatur pemerintahan, para pejuang dan seluruh komponen masyarakat Minsel. “Dengan penuh ketulusan saya menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya dan ucapan terima kasih yang tulus atas dukungan kerjasama dan prestasi yang telah ditunjukan selama ini.

Mari bersama-sama kita wujudkan keberlanjutan pembangunan dalam balutan rasa cinta dan bangga terhadap tanah Minsel yang tercinta dalam semangat pembaharuan dan dalam kebersatuan,” ajaknya. Dalam sambutannya juga, Hosang menyentil tentang tingginya kasus narkoba di Indonesia yang sepertiganya adalah anak-anak remaja.

“Saat ini tercatat tidak kurang 4,3 juta orang di Negara kita dimana 46 persen anak-anak remaja kita yang berusia 15-19 tahun terjebak dalam free seks. Hal ini di lihat dengan mata kepala kita sendiri bahwa generasi muda kita banyak yang jatuh dalam krisis moral dan perilaku yang menyimpang seperti merokok, mabuk-mabukan, bullying, tawuran dan lain-lain, sehingga perlu pengawasan yang prima untuk mengatur masa depan anak-anak kita,” tegasnya.

Diakhir sambutannya, Hosang menyentil soal revolusi mental. Dimana baginya, revolusi mental bukanlah pilihan, akan tetapi merupakan suatu keharusan agar bangsa Indonesia bisa berdiri secara sejajar dengan bangsa lain. “Ada tiga nilai utama yang dikembangkan sebagai pengungkit revolusi mental. Yang pertama integritas, etos kerja dan gotong royong.

Ketiga hal ini harus terinternalisasi dalam budaya kerja kita,” tuturnya sambil berharap untuk mewujudkannya perlu melaksanakan berbagai program nyata diantaranya, guru menjadi teladan, penanaman budi pekerti sejak dini, kerja keras dan Jumat bersih dimana inti dari semua itu adalah mewujudkan disiplin disegala bidang. Hadir dalam upacara tersebut, Kapolres AKBP Benny Bawensel SIK MH, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) JJ Tumbuan, Wakil Ketua DPRD Frangky Lelemboto dan Rommy Pondaag, unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah, pejabat teras Pemkab, LSM, Ormas serta undangan lainnya. (Ref)

Redaksi SulutHebat

Media informasi dan inspirasi pembangunan Sulawesi Utara yang semakin hebat...