• Wed. Oct 20th, 2021

Aksi Demo Yang Dilakukan Oleh Aliansi Masyarakat Ekonomi Lemah

MANADO,SULUTHEBAT.COM – Aliansi Masyarakat Ekonomi Lemah (AMEL) siang tadi melakukan aksi demo di Pemkot manado, Dewan Kota dan Kejati Sulut, kamis (28/01).

Para pendemo dalam orasinya mendukung sikap penjabat walikota yang mengatakan bahwa pemkot butuh payung hukum sebelum melakukan pergeseran anggaran buat pilkada dan akan mengevaluasi anggaran pilkada yang telah dikucurkan sebelum melakukan pergeseran. Pendemo juga meminta untuk audit yang dilakukan oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) di publish kepada publik, karena mereka menduga anggaran tersebut telah terjadi kerugian negara dengan 2 kali mencetak kertas suara dari 4 pasangan menjadi 3 pasang calon.

Mereka menduga bahwa pembuatan kertas suara yang kedua tidak melalui tender. Mereka juga menyoroti tentang pemotongan uang kerjasama KPU Manado dengan media yang dilakukan sepihak oleh KPU, berdasarkan laporan masyarakat ada pemotongan 20 ribu dari honor KPPS untuk itu mereka meminta agar Pemkot berhati-hati melakukan pergeseran selain belum ada payung hukum.

Setelah dari Pemkot dan Dewan Kota mereka melakukan demo sekaligus buat lampiran resmi dugaan penyimpangan anggaran pilkada yang diterima langsung oleh Kasi Intel Kejati dan dikawal ketat pihak kepolisian yang di pimpin Kapolres Manado Kombes Pol Rio Permana Mandagi. Aksi demo ini di pimpin oleh Korlap Luky Takalamingan, Yudistira Nusrin, Comel Pakaya, Ruby Rumpesak, Hezky Naray dan Melki Manusama. (Ref)

Redaksi SulutHebat

Media informasi dan inspirasi pembangunan Sulawesi Utara yang semakin hebat...