Home / Index / Warga Kanonang Rantau “Disuruh” Pulang Kampung

Warga Kanonang Rantau “Disuruh” Pulang Kampung

Hukum Tua Kanonang Satu Luki GJ Kasenda SE. Foto: Charly Wongkar.

SULUTHEBAT.COM, Kanonang – Dalam rangka mempertemukan semua orang Kanonang yang tersebar dimana-mana, masyarakat Kanonang bakal gelar acara “Pulang Kampung Tou Kanonang di Rantau 2017”. Kegiatan itu diberi tema “Mempertegas Solidaritas dalam Membangun dan Memajukan Kanonang Raya”.

Mayor Linda Pantow, SH selaku ketua umum panitia, ketika dikonfirmasi awak media suluthebat.com pada Kamis (29/6/2017) di rumahnya, mengatakan bahwa acara pulang kampung Lemelo In Doong (rindu kampung, red) ini akan dibuat di desa Kanonang Satu, Kec. Kawangkoan, kab. Minahasa. Ada sekitar 125 orang Kanonang di rantau (di dalam maupun luar negeri) yang akan pulang kampung. Belum terhitung mereka yang berdomisili di sekitar Manado.

Tanggal dua sampe sembilan Juli ini semacam acara pulang ‘kampung lemelo in doong’, ini dibuat untuk mempertemukan orang Kanonang, khususnya yang ada di rantau (Kumpulan Mapalus Kanonangang Pasengkotan) bersama masyarakat dan pemerintah desa Kanonang yang akan dihadiri sekitar 125 orang lebeh yang ada di luar,”ungkap ketua umum panitia.

Di tempat berbeda, Hukum Tua desa Kanonang Satu  Luki GJ Kasenda SE,  selaku ketua panitia lokal, mengatakan bahwa acara ini akan diisi dengan berbagai kegiatan seperti bakti sosial (Baksos), pesta rakyat, olahraga moderen dan tradisional, pembuatan monumen dan tugu berdirinya Kanonang, dan KKR atau seminar.

Acara yang akan dibuat di desa Kanonang ini akan diisi dengan kegiatan yang cukup banyak seperti Baksos pengobatan kepada masyarakat; pesta rakyat sama deng makang di daong, olahraga moderen deng tradisional contohnya kaliek, dampok, cengek, deng laeng-laeng; deng mo beking monumen/tugu asal-mula deng berdirinya Kanonang deng KKR ato seminar,” papar hukum tua.

Lebih lanjut, Hukum Tua ini mengatakan bahwa akan juga ada pembentukan lembaga adat Kanonang Raya, sekaligus pemberian gelar adat tonaas kepada tiga orang dari rantau yang relatif banyak berbuat untuk negara dan bangsa Indonesia.

Pembentukan lembaga adat Kanonang Raya sekaligus pemberian gelar adat tonaas kepada Orang Kanonang yang berprestasi di perantauan dan banyak berbuat untuk negara dan bangsa ini, seperti Bapak Laksamana TNI Purn. Bernard K. Sondakh, almarhum Bapak Laksamana TNI  Rudolf  Kasenda yang akan diwakili keluarganya, dan almarhum Bapak Drs. Adolf Jouke Sondakh yang juga akan diwakili keluarga beliau,”tambah hukum tua desa Kanonang Satu ini.

Kegiatan ini sudah dilaksanakan empat kali dan acara yang akan dilaksanakan dalam waktu dekat ini dihadiri juga oleh bupati Minahasa Jantje Wowiling Sajow, mantan rektor Unsrat Prof. Lucky Sondakh, wakil ketua DPRD Kota Manado Dani Sondakh,  anggota DPRD Sulut Inggrid Sondakh, serta pendeta-pendeta dari Sinode GMIM.(Charly)

About Redaksi SulutHebat

Media informasi kinerja dan keberhasilan pemerintahan Olly Dondokambey dan Steven Kandouw

Check Also

Kunjungi Pasar Poopo, Saron Dengarkan Keluhan Tibo-tibo

RANOYAPO. SULUTHEBAT.Com. PASAR POOPO boleh dibilang salah satu pasar tua di Minahasa Selatan. Sudah puluhan tahun …