• Sat. Oct 23rd, 2021

Tiga Kementerian RI Bumikan Revolusi Mental Bersama Netizen Sulut

ByRedaksi SulutHebat

Aug 10, 2017

SULUTHEBAT.COM, Manado – Masifnya penggunaan media sosial (MedSos) dikalangan masyarakat terlebih khusus para pelajar dan netizen aktif dipandang penting dan strategis bagi tiga Kementerian Republik Indonesia yakni Kementerian Komunikasi dan Informatika; Kementerian Koordinator Bidang Pambangunan Manusia dan Kebudayaan dan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan untuk mensosialisasi Gerakan Nasional Revolusi Mental (GNRM) bersama Relawan TIK (Teknologi Informasi Komunikasi) Indonesia dan Pemprov. Sulut dalam tajuk acara sosialisasi GNRM melalui medsos besama pelajar dan netizen sulut (9/8/2017) di Ibis Hotel Manado.

Hal ini dipaparkan oleh Gilda Arthur Manurung Kepala Sub Unit Urusan Pangan Kemenko Manusia dan Kebudayaan R.I tentang Revolusi Mental yang merupakan amanat Presiden Republik Indonesia yang di sampaikan dalam pidato kenegaraan di Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia pada 14 Agustus 2015. “Jadi Revolusi Mental itu adalah turunan dari 5 Sila Pancasila menjadi 3 nilai yakni Tricita Revolusi Mental yakni budaya 1. Gotong Royong, 2. Budaya Mandiri dan 3. Budaya Melayani yang bertujuan menjadikan Indonesia Lebih Hebat kedepan,” jelas Manurung.

Masih dikesempatan yang sama Ketua Umum Relawan TIK Indonesia Fajar Eri Dianto menekankan pentingnya media sosial saat ini karena dapat memberikan informasi yang sangat cepat dan mudah namun memiliki dampak yang luar biasa besar ketika informasi itu tanpa adanya panduan dan pendampingan yang cerdas dalam pemberitaan. “Kami percaya secara berangsur masyarakat akan tidak percaya lagi dengan media informasi cetak karena sarat dengan muatan politik dan penggiringan opini, saat ini semua orang mudah mengakses medsos, punya blog, twitter dan paling liar adalah facebook, semua itu memiliki nilai informasi tapi jika tidak dipandu dan diberikan pendampingan yang cerdas maka nilai informasi itu bisa menjadi liar bahkan dapat menjatuhkan kedudukan seseorang,” ucap Fajar.

Oleh karena itulah lanjut Fajar Eri Dianto diperlukan Sosialisasi GNRM ini bagi kalangan pelajar dan netizen karena di wilayah mereka segala issue dapat menjadi viral maka tujuan dari kampanye Revolusi Mental ini agar bisa lebih cerdas dalam penggunaan medsos.

Acara ini secara resmi di buka oleh Gubernur Olly Dondokambey lewat Kapala Dinas Komunikasi dan Persandian Daerah Provinsi Sulut Roy Tumiwa yang di sampaikan secara lisan dalam pembukaan dialog sosialisasi GNRM bersama pelajar dan netizen.

Seperti diketahui kegiatan membumikan GNRM melalui medsos ini telah disosialisasi lebih dahulu kepada pelajar di kota Manado pada pagi harinya Rabu (9/8/2017) dan malamnya bersama 50 netizen Sulawesi Utara yang memiliki jaringan komunitas medsos, follower atau pengikut terbanyak dan akun pengguna medsos paling aktif dalam notification. (Jenry/Swadi)

Redaksi SulutHebat

Media informasi dan inspirasi pembangunan Sulawesi Utara yang semakin hebat...