ISPAC Merekomendasikan 4 poin Pembenahan Dalam Pembangunan di SULUT

SULUTHEBAT.COM, Manado- Sulawesi Utara di tahun 2017 terbilang berhasil mencapai pertumbuhan ekonomi hingga 6,49% dan menempati urutan ke-7 dalam index pembangunan manusia juga urutan ke-3 dalam index kebahagiaan. Hal ini tentunya tidaklah meninggalkan beberapa persoalan dari berbagai faktor sosial kemasyarakatan.

Berangkat dari beberapa data di atas, Institute for sustainable Pacific (ISPAC) menggelar diskusi bersama pemerhati sosial di Sulut dengan para pakar, ahli dan praktisi jumat (26/01/2018) di Kopination cafe Manado yang bertajuk Perspektif Pembangunan Sulut 2018 guna mencari solusi persoalan yang menghalangi gerak pembangunan di Sulawesi Utara yang dimotori oleh pemerintah daerah sebagai koordinator dan fasilitator pembangunan.

Menarik dari para pemateri diskusi dengan latar konsentrasi masing-masing mengungkapkan ada empat point yang urgent untuk segera diperbaiki agar pembangunan di Sulut semakin hebat, yakni pembangunan SDM (sumber daya manusia) seperti yang dikemukakan Prof.DR. Mezak Ratag bahwa segera mempersiapkan SDM dengan kualitas pendidikan tinggi supaya mampu mer-research isu-isu stretegis yang berbasis lokal agar tidak lagi menduplikasi dari luar.

Senada dengan Prof. Ratag pakar  pendidikan DR. Max Ruindungan juga menyampaikan soal pentingnya pendidikan. “Penting saat ini perbaikan sistem pendidikan supaya menghasilkan sarjana-sarjana yang produktif dan kreatif terutama pemerintah memperhatikan bagi mereka yang memiliki potensi lebih agar tercipta ekonomi kreatif”, ujar Ruindungan.

Poin penting lainnya ditekankan oleh pakar hukum Toar Palilingan, SH yang menyentil soal kepastian hukum, perbaikan sistem birokrasi yang tertata melalui regulasi dan perencanaan guna mendorong iklim investasi terutama pengawasan terhadap perijinan usaha.

Adapun poin yang banyak menarik perhatian dalam pembangunan adalah soal infrastruktur, demikian hal ini di paparkan oleh DR. John Tasirin bahwa pembangunan infrastruktur haruslah berkelanjutan. “Beban SDA berhubungan dengan pembangunan karena objek dari tujuan pembangunan adalah kesejahteraan masyarakat, dan pembangunan yang paling strategis saat ini adalah pariwisata karena dapat mendatangkan income serta memicu pembangunan bidang lainnya.” tegas Tasirin.

About Redaksi SulutHebat

Check Also

Cerita gubernur Olly tentang kisah penghianatan Yudas

Manado – SULUTHEBAT.COM Perayaan Paskah ASN dan THL Pemprov Sulut dihadiri Gubernur Sulawesi Utara Olly …