BNN MANADO LANTIK 20 PENGGIAT ANTI NARKOBA

by -1,057 views
Kepala BNN Kota Manado Bpk AKBP Drs Reyno Franciano Bangkang, M.Si yang juga sebagai narasumber dalam acara workshop
Kepala BNN Kota Manado Bpk AKBP Drs Reyno Franciano Bangkang, M.Si yang juga sebagai narasumber dalam acara workshop

MANADO, suluthebat.com- Meski berada ditengah pandemi Covid-19, Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Manado tetap berupaya menekan laju angka penyalahgunaan narkoba melalui berbagai macam kegiatan yang bersifat preventif dan antisipatif. Salah satu caranya adalah melalui pembentukan Penggiat Anti Narkoba di Kota Manado. Kegiatan yang menggunakan protokol kesehatan ini, dilaksanakan di Grand Puri Manado, (17/9/2020)

Kegiatan ini dibuka secara langsung oleh Kepala BNN Kota Manado Bpk AKBP Drs Reyno Franciano Bangkang, M.Si yang juga sebagai narasumber dalam acara workshop tersebut, Pada sambutannya, Kepala BNN Kota Manado mengatakan, pelantikan penggiat anti narkoba. Ini sebagai upaya pencegahan peredaran narkoba di setiap lingkungan di Kota Manado

“Ya hari ini kita menggelar worskshop dan sekaligus melantik penggiat anti narkoba. Ini sebagai upaya pencegahan peredaran narkoba di setiap lingkungan di Kota Manado. Melalui kegiatan ini kita inginkan langkah kongkrit dalam upaya pencegahan bahaya narkoba, sekaligus mewujudkan Kota Manado bebas dari narkoba serta menggalakkan hidup 100 persen sadar, sehat produktif, bahagia tanpa narkoba,” ujar mantan Kepala Bagian Binopsnal Ditresnarkoba Polda Sulut ini. (17/9/2020)

Selain itu, Reyno juga mengungkapkan tujuan kegiatan ini untuk mengoptimalkan peran pemerintah dalam program pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan narkotika (P4GN).

“Lewat kegiatan ini, diharapkan mampu membangun sistem di seluruh elemen masyarakat akan bahaya narkoba, dan bisa berperan aktif melakukan P4GN,” ungkapnya.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Seksi Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat di BNN Kota Manado Diane Kawatu MSi mengatakan, jumlah dari peserta workshop dan Penggiat Anti Narkoba yang baru dilantik di Manado sebanyak 20 orang peserta, yang terdiri dari berbagai elemen masyarakat seperti dari aktivis anti narkoba, KNPI, PKK, Karang Taruna dan ormas adat.

Menurut Diane, sebagai Penggiat Anti Narkoba harus bisa menyampaikan data, fakta dan bukti ilmiah yang terbaru, relevan dan saran yang mudah dilakukan dalam kehidupan sehari-hari.

“Penggiat juga mempunyai beberapa fungsi, diantaranya berfungsi sebagai penyuluh yang dapat memberikan penerangan kepada masyarakat tentang bahaya narkotika dan upaya Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN), dan berfungsi sebagai konsultan yang dapat memberikan konsultasi dan pendamping agar pecandu narkoba dapat sukarela melakukan lapor diri dan rehabilitasi di IPWL dan pelayanan rehabilitasi terdekat.” terang Diane.

Lanjut Diane, Fungsi lain dari penggiat, ialah sebagai penggalang laporan masyarakat yang mengajak masyarakat untuk berani melaporkan aksi kejahatan secara mudah melalui saluran pelaporan dengan prinsip menjamin rasa aman dan tidak terintimidasi sindikat.

“Penggiat Anti Narkoba juga harus mempunyai keterampilan untuk mengenali dan merespon secara layak perasaan, sikap dan perilaku, motivasi serta keinginan orang lain.

Bagaimana diri kita mampu membangun hubungan yang harmonis dengan cara memahami dan merespon manusia atau orang lain yang merupakan bagian dari keterampilan interpersonal skill,” ungkapnya.

Sementara itu Ketua Komunitas Anti Narkoba Indonesia (Komando) Sulut Adv. E.K. Tindangen, SH, CPrM, CPCLE yang juga salah satu penggiat narkoba Kota Manado mengatakan, pencegahan narkoba bukan hanya tanggung jawab BNN maupun kepolisian lagi. Seluruh elemen masyarakat harus andil bertanggung jawab dalam melakukan pencegahan peredaran narkoba.

“Perlunya pencegahan narkoba melalui berbagai pendekatan. Diantaranya pendekatan hukum, pendekatan kesehatan, pendekatan sosial untuk memberdayakan masyarakat. Semua ini merupakan langkah untuk menanggulangi peredaran narkoba,” ujar Tindangen.

Eka mengapresiasi upaya BNN melaksanakan Workshop terkait bahaya narkoba ini.

“Mewakili Komando, saya mengapresiasi upaya BNN Kota Manado melalui pelaksanaan workshop dan pelantikan penggiat narkoba ini, guna menanggulangi P4GN. Harapannya nanti peserta dapat mengimplementasikan di lingkungan kerja masing – masing,” tutupnya. (aji)

 

About Author: Redaksi SulutHebat

Gravatar Image
Media informasi dan pembelajaran segala sessuatu tentang potensi Sulawesi Utara yang sangat habat.