Ukir Sejarah, Komoditas Ikan Tuna dan Rempah Unggulan Sulut Sukses Mendarat di Jepang

by -1,109 views
Olly Dondokambey, saat melepas ekspor pertama komoditas bumi Sulawesi Utara dari Bandara Sam Ratulangi Manado ke Bandara Narita, Tokyo, Jepang

Jakarta, Suluthebat – Komoditas unggulan Sulawesi Utara berupa ikan tuna dan rempah-rempahan seperti pala, kunyit, kencur dan lainnya, sukses diekspor ke Jepang melalui penerbangan kargo Garuda Indonesia langsung dari bandara Sam Ratulangi, Manado menuju Bandara Narita, Tokyo, Jepang.

Sukses ini merupakan sejarah untuk pertama kalinya dibuka penerbangan kargo langsung Garuda Indonesia Airlines yang diinisiasi oleh Pemprov Sulut di bawah kepemimpinan Olly Dondokambey-Steven Kandouw.

Penerbangan langsung ini sebagai kado ulang tahun Provinsi Sulawesi Utara yang ke-56, sekaligus terobosan penting, ekspor Indonesia menembus pasar Jepang dan dalam upaya pemulihan ekonomi di era adaptasi new normal.

Gubernur Sulawesi Utara, Olly Dondokambey, SE

Kuasa Usaha Ad Interim KBRI Tokyo Tri Purnajaya mengonfirmasi, bahwa penerbangan kargo GA 8800 rute Manado–Narita sukses mendarat dan membawa muatan 12,2 ton yang terdiri atas ikan tuna segar dari wilayah timur Indonesia, serta komoditas lainnya seperti buah labu, aneka rempah seperti kencur, kunyit, dan pala.

“Penerbangan ini merupakan bagian dari upaya menjadikan Sulut sebagai Pacific Gateway of Indonesia, dengan Bandara Sam Ratulangi sebagai hub transit produk ekspor perikanan dari daerah Sulut dan sekitarnya, yaitu Provinsi Maluku Utara, Papua, Gorontalo dan Maluku,” kata Tri dikutip dari laman Kementerian Luar Negeri, Sabtu (26/9/2020).

Tri menuturkan, penerbangan juga membawa rempah komoditas contoh ekspor, untuk memperkenalkan kembali beberapa produk unggulan Indonesia yang diperdagangkan sejak berabad-abad tahun yang lalu dan memiliki nilai historis yang tinggi.

Pemerintah Indonesia bekerja sama dengan Garuda Tokyo mendukung penuh penerbangan kargo perdana ini untuk mendorong peningkatan kerjasama ekonomi dan optimalisasi berbagai sektor unggulan Indonesia seperti pertanian, kelautan, perikanan dan pariwisata, di tengah pandemi.

Penerbangan kargo rute Manado-Narita ni dijadwalkan beroperasi selama September – Oktober sebanyak enam kali, yaitu seminggu sekali setiap hari Rabu. Perkembangan positif ini diharapkan mampu semakin membuka peluang ekspor berbagai komoditas nasional ke negeri Sakura.

Gubernur Olly sebelumnya melepas ekspor perdana direct call hasil perikanan dari Manado menuju Jepang, Rabu (23/9/2020) malam. Olly optimistis sejarah yang terukir di tengah momentum HUT ke-56 Sulut ini akan terus berjalan secara berkesinambungan sehingga membawa Nyiur Melambai menjadi penghubung bagi provinsi di Indonesia Bagian Timur untuk ekspor langsung komoditas ke Jepang.

“Jadi para petani dan peternak ikan air tawar jangan khawatir. Kita sekarang punya penerbangan ekspor langsung ke Jepang. Kalau cocok, maka kita bisa kirim,” ujar Olly Dondokambey.

About Author: Redaksi SulutHebat

Gravatar Image
Media informasi dan pembelajaran segala sessuatu tentang potensi Sulawesi Utara yang sangat habat.