• Sat. Dec 4th, 2021

Muslim Taat, Toprak Tinggalkan Podium WSBK Mandalika Saat Rayakan Kemenangan

Byadmin

Nov 21, 2021

Lombok Tengah, suluthebat.com – Pebalap Pata Yamaha asal Turki, Toprak Razgatliotglu, terlihat meninggalkan podium World Superbike Mandalika, Minggu (21/11/2021) hari ini. Sementara pembalap lain seperti Jonathan Rea dan Scot Redding terlihat di podium merayakan kemenangan dengan minuman keras, sampanye.

Pertamina Mandalika Street Circuit menjadi tuan rumah untuk seri WSBK terakhir. Toprak sendiri sebagai polesitter memulai balapan dari row terdepan. Selepas start, Toprak sempat kehilangan posisinya. Saingannya, Jonathan Rea, melesat mengamankan posisi terdepan, dan Alex Bassani menyusul kemudian.

Pebalap asal Turki itu mampu menyodok ke depan dan melakukan pertarungan hebat dengan Rea. Toprak melebar di tikungan pada lap ke-11 dan turun ke P3. Meski demikian, pada akhirnya ia mampu menyalip Scott Redding dan mengamankan P2.

Sampai balapan selesai, Toprak tidak mampu mengejar Rea dan harus rela finis di belakangnya. Meski tidak finis pertama, Toprak memastikan gelar juara dunia dengan raihan 531 poin. Rea yang jadi saingan terdekatnya mengumpulkan 501 poin dan tak mungkin mengejar meski satu balapan masih tersisa.

Toprak tentu merayakan kemenangan ini dengan penuh suka cita. Kendati demikian, pemandangan menarik tersaji di podium di mana pebalap 25 tahun itu malah kabur. Toprak bersama Rea dan Redding menghiasi podium. Ketika kedua pebalap lainnya merayakan kemenangan dengan menyemprotkan sampanye, Toprak hanya membawa trofi dan pergi.

Pemandangan Toprak meninggalkan podium merayakan kemenangan dengan sampanye, bukan kali pertama ini terjadi. Pada seri-seri sebelumnya, ia juga melakukan hal yang sama. Ini terkait dengan keyakinan Toprak, seorang Muslim yang taat.

Paddock melaporkan pada Mei 2020 tahun lalu, Toprak mengaku meninggalkan podium karena agama Islam melarang minuman alkohol.

“Toprak berbicara tentang pengaruh ajaran Islam, terlebih dengan bulan Ramadhan. Agama yang dianutnya juga menjadi alasan Toprak pergi dari selebrasi sampanye di Podium,” tulis laporan Paddock.

Sementara Motoracers nelaporkan, Toprak meninggalkan podium saat seri Prancis, Agustus lalu. Ia berhasil menjuarai Race 1 dan Race 2, mengambil trofi, lalu pergi.

“Bagi Toprak Razgatlioglu sebagai seorang muslim yang taat, pasti terasa aneh bersaing di tengah salah satu kawasan penghasil wine paling terkenal di Eropa. Pada setiap upacara penghargaan, pebalap Turki itu segera melarikan diri dari podium sebelum para pesaingnya memulai dengan menyemprotkan sampanye,” tulis Motoracers.