• Tue. Oct 19th, 2021

Eman Minta Guru Buktikan Tomohon Kota Pendidikan

Byadmin

Sep 23, 2015 ,

Tomohon, SULUTHEBAT.com – Wali Kota Jimmy Feidie Eman meminta para Guru untuk membuktikan julukan Tomohon sebagai Kota Pendidikan.

Hal itu disampaikan saat Rapat Kordinasi dan Evaluasi Pendidikan di Kantor Walikota Tomohon, Rabu (16/9).

“Julukan Tomohon sebagai Kota Pendidikan harus kita buktikan, tentu melalui peran para guru yang harus terus meningkatkan kemampuan dan ketrerampilan yang dibutuhkan,” kata Eman.

Pemerintah menyadari keterwakilan anggaran di APBD menunjukan komitmen dalam memajukan pendidikan di Kota Tomohon. Jika biasanya anggaran pendidikan harus 20 persen dari APBD, Pemerintah Kota Tomohon menganggarkan sampai 30,65 persen di APBD 2015 atau mencapai Rp 185 miliar. “Inilahh bentuk komitmen Pemerintah Tomohon untuk memajukan pendidikan,” ujar Eman

Hasilnya pun bisa diukur Indeks Pembagunan Manusia (IPM) kota Tomohon menjadi yang terbaik di provinsi Sulut
Kesejahteraan guru kata Eman merupakan faktor penting untuk menjamin kualitas pendidikan, sebab itu di dalam APBD 2016 nanti Pemerintah Kota Tomohon akan menganggarkan
kenaikan tunjangan guru

Untuk tunjangan tambahan penghasilan guru dan kepala sekolah tahun ini dianggarkan Rp Rp 7 Miliar.
Kepala Dinas Pendidikan Daerah, Gerardus Mogi menyangkut anggaran Rp 185 Miliar dibagi dalam belanja langsung dan belanja tidak langsung.

Belanja langsung memakan porsi 82 persen dari keseluruhan anggaran. Dana yang digunakan untuk membiayai gaji guru, sertifikasi, tunjangan, sampai tambahan perbaikan penghasilan guru.

“Untuk menunjang pendidikan tentu Pemerintah harus memperhatikan kesejahteraan guru. Belanja tidak langsung untuk memenuhi hak 1300 guru dan 65 pegawai dinas termasuk di dalamnya pengawas sekolah,” urai Mantan Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Tomohon itu.
Kemudian 17 persen sisanya atau sebesar 29 miliar digunakan untuk belanja langsung, sudah termasuk di dalamnya pembangunan infrastruktur pendidikan.

“Di banding tahun 2014 lalu, ada peningkatan belanja langsung pendidikan, jika dulu hanya Rp 20 M sekarang di 2015 meningkat 29 M,” Jelas Mogi.

Peningkatan itu karena 2014 lalu kota Tomohon meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK RI, sewajarnya Pemerintah pusat memberikan insentif sebesar Rp 21 Miliar di tahun anggaran 2015.

Sekadar informasi di Tomohon ada sebanyak 978 Guru PNS sertifikasi dan sebanyak 157 Guru yang non sertifikasi.