• Sat. Oct 23rd, 2021
Sri Wahyumi Maria Manalip
Sri Wahyumi Maria Manalip

MELONGUANE – Bupati Sri Wahyumi Maria Manalip SE (SWM) mendorong penerbitan buku Cerita Rakyat Talaud terkait sisi moril berguna bagi tatanan hidup masyarakat.

Mewujudkannya dibentuk tim Penyusun Buku Cerita Rakyat Talaud yang bertugas mengumpul cerita-cerita dari rakyat Negeri Porodisa (Talaud) sendiri.

Saat Dialog Adat baru-baru ini, bupati Talaud mengajak para tua-tua adat turut bantu mengumpulkan cerita rakyat yang berisi pesan-pesan moril.

“Saya yakin cerita rakyat berisikan pesan-pesan moril akan mampu membina anak-anak usia sekolah menjadi generasi bermoral dan berakhlak baik,” jelas Bupati SWM.

Untuk itulah, kata dia, pihaknya mendorong penyusunan buku cerita rakyat Talaud demi generasi muda mendatang.

Ketua Tim Penyusun Buku Cerita Rakyat Talaud, Denny Dalihade mengatakan, salah satu buku cerita rakyat Talaud berjudul “Dari Ramensa ke Manongga” sudah rampung tinggal menunggu kapan peluncurannya.

“Buku ini berisi 11 cerita rakyat dari Karakelang, Salibabu, Kabaruan dan Kakorotan. Terima kasih kepada pihak yang sudah membantu, kedepan kiranya buku ini berguna bagi pembangunan daerah kita,” kata Dalihade.(Aryanto GL Sumual)

Redaksi SulutHebat

Media informasi dan inspirasi pembangunan Sulawesi Utara yang semakin hebat...