• Sat. Dec 4th, 2021
Gubernur Olly Dondokambey saat mengunjungi Pasar Towo’e, Kota Tahuna.

TAHUNA – Geliat ekonomi pada malam hari di Kota Tahuna, sudah seharusnya dimantapkan Pemkab Sangihe. Minimal menghindari Kota Tahuna yang menjadi ibukota Kabupaten Kepulauan Sangihe tidak seprti Kota Mati pada malam hari.

“Pasar malam sudah seharusnya digalakkan lagi. Geliat ekonomi pada malam hari seharausnya dikelola,” ujar Asriel Tatande, tokoh masyarakat Sangihe, Minggu (03/04) kemarin.

Dengan adanya geliat pada malam hari, maka Kota Tahuna tak seperti Kota Mati karena kegiatan masyarakat  juga beraktivitas pada malam hari. Aktifitas pada malam dipastikan akan memacu ekonomi pada umumnnya. Dan masyarakat luar kota akan betah dan suka berlama-lama karena geliat ibukota yang memiliki daya tarik.

Sekda Sangihe, Edwin Roring SE ME dikonfirmasi mengatakan, kedepan sedianya Pemkab Sangihe sedianya lebih membuka kegiatan pada malam hari seperti program Pasar Malam itu.

“Memang aktivitas seperti itu perlu dikelola dengan baik, apalagi tujuannya untuk memberikan gairah terhadap perekonomian daerah, “ jelas Roring.(maemossa)

Redaksi SulutHebat

Media informasi dan inspirasi pembangunan Sulawesi Utara yang semakin hebat...