• Sun. Oct 24th, 2021

Garis Bawah Redaksi: OD-SK Wujudkan Sulut Hebat Melalui APBD 2018

Gubernur Olly Dondokambey bersama Menteri Yasona Laoly didampingi Wagub Steven Kandouw dan Ketua DPRD Andrei Angouw

APBD Propinsi Sulut Tahun 2018 dalam pemaparan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) cukup menggembirakan. Dalam pemaparannya pada rapat paripurna DPRD, Kamis (22/6), Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey mengatakan bahwa total anggaran tahun 2018 menyentuh angka Rp. 3,5 Triliun rupiah. Sebuah angka yang tidak sedikit, dan menunjukkan kenaikan penanggaran dari tahun-tahun sebelumnya.

Selama 5 tahun sebelumnya, APBD Sulut mengalami kenaikan kurang lebih 300% sejak tahun 2011 yang berada pada angka RP. 1.3 Triliun. Di era kepemimpinan Olly Dondokambey dan Steven Kandouw, APBD Sulut naik signifikan. Di tahun pertama OD-SK APBD sudah menyentuh angka Rp. 2.8 Triliun atau naik sekitar 10% dari tahun 2015 pada angka 2.5 Triliun. Dan di tahun 2018 nanti akan ini naik hingga 25%, atau pada angka Rp. 3.5 Triliun Rupiah

Secara angka, tentu ini menunjukkan kenaikan yang sangat berarti. Semangat dan cita-cita mewujudkan Sulut yang semakin hebat secara kasat mata dapat terlihat dari kenaikan angka ini. Angka ini tentu diperoleh dari kemampuan daerah menghasilkan Pendapatan (PAD) yang berbanding lurus dengan kenaikan APBD di tahun berikut.

Gubernus Sulawesi Utara, Olly Dondokambey dalam rapat paripurna dalam penyampaian Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Angaran Sementara (KUA-PPAS) 2018 menyebutkan bahwa dengan anggaran sebesar itu, Pemerintah Sulut memproyeksikan pertumbuhan ekonomi pada angka 6,5-6,7 persen.

Dengan proyeksi PDRB atas dasar harga berlaku diharapkan mencapai lebih dari Rp.123,5 Triliun, dan PDRB perkapita mencapai 41 juta. Inflasi diperkirakan pada kisaran 3-4,5%. Varian ini diharapkan dapat mengurangi kemiskinan di angka 7,7-7,9% dan pengangguran di angka 6%. Sementara Indeks Pembangunan Manusia (IPM) akan naik hingga ke level 71,35%.

Angka-angka di atas nantinya diharapkan akan mampu mendorong kualitas human capital (SDM) Sulawesi Utara yang lebih baik, pengembangan ekonomi masyarakat yang lebih stabil serta pengembangan infrastrutur yang lebih memadai dengan berwawasan lingkungan hidup.

Sulut Bakal Semakin Hebat

Bacaan di atas tentu secara kuantitatif mengalami kenaikan dengan pengembangan-pengembangan yang lebih bagus dari tahun ke tahun. Sulawesi Utara bahkan dalam proreksinya akan menjadi internasional hub sebagai pintu gerbang Indonesia di Pasifik.

Karena itu sangat wajar kalau pemerintah Propinsi bahkan seluruh lapisan masyarakat harus berbenah diri dan bersiap menghadapi pasar global baik dalam konteks Economic Asean Community (MEA) maupun dalam ranah yang lebih luas lagi.

Untuk itu, tentu masyarakat sedang menanti gebrakan Pemerintah di bawah kepemimpinan OD-SK (Olly Dondokambey-Steven Kandouw) untuk mewujudkan sejumlah program kerja, baik yang sedang berjalan maupun yang nantinya akan dilaksanakan. Seperti, Jalan Tol Manado-Bitung yang diperkirakan akan selesai pada tahun 2018,  Kawasan Ekonomi Khusus (KEK), pengembangan pelabuhan Bitung sebagai Internasional Hub Port (IHP), jalur kereta api (KA) Bitung-Makasar, pengembangan Tol Manado-Tomohon-Minsel. Dan sejumlah proyek infrastruktur nanti pada ujungnya demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat Sulawesi Utara bahkan Indonesia.

Semua optimisme ini tentu sangat kita gantungkan kepada kepemimpinan Olly Dondokambey dan Steven Kandouw dengan melihat trend dan progress yang nyata bahwa Sulawesi Utara perlahan namun pasti sedang menuju pada suatu kondisi yang jauh lebih baik, jauh lebih sejahtera, yaitu Sulawesi Utara yang semakin hebat. (Veldy Reynold)