• Thu. Oct 28th, 2021

Pembentukan MAMAKU Dapat Dukungan

ByRedaksi SulutHebat

Jul 6, 2017

SULUTHEBAT.COM, Tondano – Mahasiswa Universitas Negeri Manado (UNIMA) yang berasal dari Kecamatan Kumelembuai yang terdiri dari Desa Makasili, Desa Malola, dan Desa Kumelembuai, berencana membentuk Kerukunan Mahasiswa Makasili Malola Kumelembuai (MAMAKU). Hal ini mendapat respon positif dari para pembina rukun dan kalangan dosen.

Tirsa Saruan, S.Pd selaku pembina Kerukunan Mahasiswa Mahasiswa Makasili Raya (KMMR), saat dikonfirmasi wartawan suluthebat.com pada Kamis (6-7-2017) di Tondano mengatakan kerukunan ini sangat bagus untuk dibentuk, selain sebagai wadah untuk saling mengenal antar mahasiswa juga sebagai wale (rumah) karena masih satu asal.

Supaya torang mo baku kenal deng juga kalo mo tanya pa orang tua tu tiga ro’ong ini masih basudara ato masih satu tu’ur. Jadi mo bilang masih basudara samua,“ucapnya.

Ia juga menambahkan kalau pembentukan kerukunan ini adalah juga untuk meneruskan tradisi dan cita-cita dari para orang tua dulu.

Ini kalo mo bekeng torang juga mo meneruskan tu tradisi mapalus deng tu cita-cita deri torang pe opa-opa dulu,“tambahnya.

Troy Simbar selaku Ketua Kerukunan Mahasiswa Kumelembuai (KMK) berpendapat juga bahwa organisasi yang bakal dibentuk itu patut sebagai juga sarana kebersamaan antar mahasiswa.

Mnurut kita penting. Alasan kita rasa kita pe pikiran sama deng teman-teman laeng supaya tu kebersamaan tu tiga kampung in lebe nyata lebe mantap,”ujar mahasiswa Fakultas Ekonomi ini.

Di tempat terpisah, Dr. Jeane Langkai, M.Si yang sebagai dosen di Universitas Negeri Manado (UNIMA) ini, mengatakan kalau pembentukan ini juga sangat penting dan jika akan berlanjut, dosen-dosen yang berasal dari Kecamatan Kumelembuai harus jadi pembina wadah ini.

Penting no kong kase tu dosen dari Kecamatan Kumelembuai jadi pembina,”ucap dosen Administrasi Negara ini.

Jeane Langkai juga menambahkan harapannya organisasi itu dibentuk agar mempererat tali persaudaran dan bisa meminimalisir sengketa antar kampung.

Harapannya bisa mempererat kekeluargaan, meminimalisir sengketa antar kampung, saling berbagi infomasi yang positif,” tegasnya. (Allen)

Redaksi SulutHebat

Media informasi dan inspirasi pembangunan Sulawesi Utara yang semakin hebat...