• Tue. Oct 19th, 2021

Mahasiswa Tantang KPK Usut Kasus Dugaan Penggelapan Jaket Almamater Unima

ByRedaksi SulutHebat

Jul 13, 2017
Rektor Unima Prof Dr Julyeta Paula Runtuwene MS DEA.

SULUTHEBAT.COM, Tondano — Mahasiswa Unima tantang Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI  tuntaskan kasus dugaan penggelapan jaket almamater Universitas Negeri Manado (Unima) yang telah berlangsung sejak 2007.

“Bagaimana komitmen KPK memberantas kasus korupsi di perguruan tinggi? Apakah KPK berani mengusut dugaan kasus korupsi almamater di Unima? Dan kepada rektor, kenapa jaket almamater kami sampai saat ini tidak juga disalurkan padahal kami sudah membayarnya?” katanya langsung di hadapan tim KPK RI dan Rektor saat mengikuti pembekalan Lembaga Pengabdian Masyarakat (LPM) di aula Unima.

Sesi tanya jawab ini sontak membuat auditorium Unima bergemuruh. Lebih lanjut mahasiswa Johanes Gerung mengatakan, KPK jangan mengabaikan laporan mereka.

“Karena Pak Nanang sudah melihat langsung para mahasiswa yang mengangkat tangan belum mendapatkan jaket almamater. Ini bukan korupsi kecil, tapi sudah sangat besar dan berlangsung dari tahun ke tahun. Jangan sampai KPK menghiraukan laporan kami ini. Karena kalau begitu, sia-sia saja tim KPK datang jauh-jauh di Unima tapi ternyata cuma formalitas saja sebenarnya,” tambah Gerung.

Sebagai jawaban, Pak Nanang selaku salah satu anggota tim mengatakan bahwa pemuda mesti menjaga integritas.

“Pemuda harus mempertahankan integritasnya. Dan untuk memberantas korupsi di perguruan tinggi, mahasiswa bisa membangun organisasi yang berintegritas dan punya niat yang tulus,” ujarnya di hadapan para mahasiswa.

Di tempat yang sama Rektor Unima mengatakan bahwa dia sudah mendapat informasi dari mahasiswa soal jaket tersebut dan harus mempelajari dengan benar info ini. Tim pencari fakta pun sudah dibentuk. (Charly/Iswan)

Redaksi SulutHebat

Media informasi dan inspirasi pembangunan Sulawesi Utara yang semakin hebat...