• Thu. Oct 28th, 2021
Para undangan mengambil gambar bersama dengan Tonaas Rinto Taroreh.

SULUTHEBAT.COM, Minahasa – Tokoh Budaya Minahasa Rinto Taroreh gelar acara Sumolo rumah Pahumungan ne Waraney di desa Warembungan kecamatan Pineleng kabupaten Minahasa, Minggu (13/8/2017). Acara ini dihadiri sejumlah komunitas, ormas adat, LSM, dan undangan perorangan.

Kegiatan ini yang juga disebut Marambak (tahbisan rumah baru) ini diawali dengan ritual (upacara) yang sarat tradisi Minahasa.

Terpantau, acara Sumolo ini ditandai dengan tahap menyalakan lampu dan setelah itu ada tatacara lainnya yang harus diikuti. Banyak undangan yang hadir saat itu menggunakan pakaian adat Minahasa.

Rinto menjelaskan bahwa tradisi Marambak merupakan bagian dari ritual adat Sumolo. Sumolo itu sendiri berarti menyalakan api. Ini mengandung makna bahwa rumah baru akan ada kehidupan baru.

“Marambak itu bagian dari Sumolo. Itu bagaimana mo uji tu kekuatan rumah. Tetapi inti dari Marambak adalah mo ba ribut artinya mo kase tanda bahwa ada tanda kehidupan sekaligus mo kase kaluar tu pengaruh-pengaruh nda bagus,” ucap Taroreh yang biasa disapa tonaas itu.

Lanjut Rinto, acara Sumolo adalah untuk merayakan hubungan manusia dengan sang pencipta. Bagian dari penghargaan manusia kepada Yang Kuasa.

“Tradisi Sumolo ini so kurang skali di Minahasa. Makanya penting for torang musti kase inga ini Sumolo,” tutup pimpinan kawasaran Waraney Wuaya ini.

Ketika acara Sumolo ini selesai, kegiatan selanjutnya diikuti tradisi Rumengkom (makan bersama) di atas daun pisang yang dialas di atas meja panjang. (Yanli/Iswan)

Redaksi SulutHebat

Media informasi dan inspirasi pembangunan Sulawesi Utara yang semakin hebat...