• Wed. Oct 27th, 2021
Ruas jalan yang dikerjakan PT Jenavi Berkat Tama banderol Rp5,2 miliar.

SULUTHEBAT.COM, Amurang – Pengerjaan ruas jalan Motoling-Raanan Baru-Ongkaw mendapat sorotan bertubi-tubi. Kegiatan proyek yang dikerjakan PT Jenavi Berkat Tama banderol Rp5,2 miliar dari APBD 2017 Pemkab Minsel, dinilai kurang memperhatikan kualitas.

“Saya nilai kurang memperhatikan kualitas, dan kemungkinan proyek ini tidak akan bertahan lama. Kalau sudah begini, masyarakat yang dirugikan,” ungkap Amir Pontoh, pemerhati pembangunan dan kemasyarakat.

Lanjut dikatakan, sudah seharusnya Dinas Pekerjaan Umum (PU) Pemkab Minsel melakukan pengawasaan serius setiap item pekerjaan. Kelalaian dari Dinas PU dikuatirkan ruas jalan tersebut tak seberapa lama rusak lagi.

“Rakyat lagi yang rugi, kuatirnya pengelola hanya pentingkan keuntungan tanpa memperhatikan kualitas,” kata Pontoh.

Hanya saja, tambah dia, masa pengerjaan dan masa pemeliharaan terbilang masih panjang sehingga kontraktor pelaksana masih punya kesempatan memperbaikinya.

“Masih banyak kesempatan, dan warga berharap pekerjaan sesuai harapan mereka,” pungkasnya.

Sementara Kadis PU Minsel, Ruddy Tumiwa hingga berita ini diturunkan belum berhasil dikonfirmasi wartawan media ini.(Arya/Vanny)

Redaksi SulutHebat

Media informasi dan inspirasi pembangunan Sulawesi Utara yang semakin hebat...