• Sat. Oct 23rd, 2021
Wakil Bupati sedang memberikan sambutan (ist).

SULUTHEBAT.COM, Amurang –  Dalam menghayati Hari Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia ke 72 tahun, beragam acara di dunia pendidikan diselenggarakan. Tak terkecuali di SMA Negeri 1 Amurang Kabupaten Minahasa Selatan.

Salah satu faktor utama penyelenggaraan kegiatan itu ialah terancam punahnya keberadaan bahasa daerah yang disebabkan kian berkurangnya penutur aslinya. Maka dari itu, perlu adanya upaya untuk melindungi penutur-penutur asli bahasa daerah.

Menariknya Wakil bupati Minahasa Selatan Franky Wongkar turut mengambil bagian sebagai juri dalam acara yang diselenggarakan dalam rangka HUT SMA Negeri 1 Amurang ini. Ajang ini dihadiri pula oleh sejumlah alumninya.

Salah satu peserta yang ikut lomba ini terlihat antusias saat mendapat giliran menyampaikan pidatonya. Isi pidato menyampaikan soal kaum muda hari ini yang mudah terpengaruh oleh hal-hal yang negatif yang membawa dampak buruk dalam kehidupan sebagai generasi penerus bangsa.

Asi oras anio’ keliang si kakele wo’bas lemetup asi ajaran ca ro’na ki’it eng. Keliang si kakele wo’bas ma’ towaku’um, ma melep sopi wo se alkohol walina. Cakelekan nera sapa si paema’an nera anio’ lemewo’ o asi generasi ta. Se matua ta ma’kepe-kepe oka ma pikir hidop ta, semocola acita, cakelaan ta ca mawe’e kaaruyen ase matua ta,” ucap seorang murid yang berpidato yang terpantau lewat media sosial Jefrey Royke Umboh. (Yanli/Iswan)

Redaksi SulutHebat

Media informasi dan inspirasi pembangunan Sulawesi Utara yang semakin hebat...