• Wed. Oct 27th, 2021
Mengambil dokumentasi usai acara.

SULUTHEBAT.COM, Manado – Penyebaran narkoba yang menyebar sampai pada anak-anak usia SD, merupakan peringatan keras bahwa Indonesia dalam bahaya besar. Namun sebaliknya di Sulawesi Utara, kasus narkoba menurun dalam dua tahun terakhir. Itu tak terlepas dari peran kaum ibu yang memerangi narkoba dimulai dari rumah tangganya masing-masing.

“Dua tahun terakhir ini, jumlah kasus narkoba di Sulut terus menurun. Informasi ini saya ketahui dari pihak BNN dan Ditnarkoba Polda Sulut. Saya yakin ini karena adanya peranan ibu-ibu dalam mendidik anaknya. Kedekatan dan perhatian ibu akan menjauhkan anak-anaknya dari ancaman narkoba,” kata Gubernur Olly Dondokambey SE pada rapat koordinasi Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) yang dilaksanakan di Manado, Selasa (19/9/2017).

Oleh karenanya, Olly optimis cita-cita provinsi Bumi Nyiur Melambai bebas narkoba dapat terwujud apabila seluruh masyarakat peduli memerangi narkoba dan didukung oleh pihak aparat terkait.

“Harapan kita agar Sulut bebas narkoba bisa terwujud,” tandas Olly.

Selain tentang pemberantasan narkoba, orang nomor satu di Sulut itu juga menyebutkan peranan PKK sebagai motor dalam pengentasan kemiskinan, antara lain dengan memanfaatkan pekarangan rumah dengan tanaman produktif, membuat UMKM dan mengembangkan hasil-hasil kerajinan.

“Meningkatnya kesejahteraan masyarakat dan turunnya kemiskinan di Sulut adalah peran PKK. Bahkan hingga ke luar daerah, PKK bisa membawa harum Sulut di berbagai iven,” bebernyaAdapun, pertemuan itu turut dihadiri Sekdaprov Edwin Silangen, SE, MS, Bupati Minahasa, Drs. Jantje Sajow, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Dan Desa Daerah (DPMDD) Sulut, Drs. Royke Mewoh, DEA dan pengurus TP-PKK kabupaten dan kota di Sulut. (Yanli)

Redaksi SulutHebat

Media informasi dan inspirasi pembangunan Sulawesi Utara yang semakin hebat...