• Wed. Oct 27th, 2021
Suasana rapat Paripurna DPRD provinsi Sulawesi Utara.

SULUTHEBAT.COM, Manado – Kepedulian terhadap tradisi dan kebudayaan menjadi perhatian bagi pemerintah di provinsi Sulawesi Utara (Sulut). Puncak perayaan Hari Ulang Tahun Provinsi Sulawesi Utara yang ke-53, Sabtu (23/9/2017) di Gedung DPRD Provinsi Sulut, Kairagi, menarik perhatian. Pasalnya para pemimpin Sulut mengenakan pakaian adat pada rapat Paripurna Istimewa DPRD provinsi Sulut dan ini pertama dalam sejarah rapat Paripurna.

Dimulai dari Gubernur Sulawesi Utara, Olly Dondokambey bersama Ketua Tim Penggerak PKK, Rita Dondokambey-Tamuntuan begitu mempesona mengenakan pakaian adat Minahasa, demikian pula Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Utara Andrei Angouw bersama Irene Pinontoan yang juga mengenakan pakaian adat Minahasa. Sementara itu Wakil Gubernur Sulawesi Utara, Steven OE Kandouw bersama Wakil Ketua Tim Penggerak PKK, Kartika Devi Tanos, MARS begitu percaya diri mengenakan pakaian adat Bolaang Mongondow, serta Sekretaris Daerah Provinsi Sulut, Edwin Silangen bersama Ketua Dharma Wanita Persatuan Sulawesi Utara, Ivone Lombok mengenakan pakaian adat Sangihe.

Konsep ini oleh Gubernur Sulut, Olly Dondokambey  untuk menggelorakan kembali semangat cinta budaya daerah.

“Saya dapat jatah mengenakan pakaian adat minahasa, Wagub mengenakan pakaian adat Bolmong, dan Sekprov mengenakan pakaian adat Sangihe. Ini untuk menggelorakan kembali semangat cinta budaya Sulawesi Utara” jawab Gubernur Sulut saat diwawancarai wartawan beberapa hari lalu.

Sementara itu, Wakil Gubernur Sulut, Steven Kandouw mengajak seluruh masyarakat Sulawesi Utara untuk terus menjaga keragaman budaya yang ada di Sulawesi Utara sebagai modal besar untuk membawa Sulawesi Utara sebagai pintu gerbang pariwisata di bagian timur Indonesia.

“Dalam momentum pelaksanaan rapat paripurna ini, saya mengajak seluruh masyarakat Sulawesi Utara untuk terus menjaga keragaman budaya kita, karena hal tersebut menunjukkan bahwa Sulawesi Utara benar-benar berkepribadian dalam kebudayaan. Tidak hanya itu, dengan kemajemukan budaya yang ada di Sulawesi Utara akan sangat menunjang kemajuan di sektor pariwisata, karena para turis sangat tertarik dengan keunikan budaya di suatu daerah. Mari kita wujudkan Sulawesi Utara sebagai pintu gerbang pariwisata di bagian timur Indonesia” jelas Wakil Gubernur.

Tampak hadir dalam rapat Paripurna Istimewa DPRD Sulawesi Utara ini para Bupati,Wakil Bupati, Walikota, Wakil Walikota dari 15 Kabupaten/Kota yang ada di Sulawesi Utara. Para Pejabat ini juga mengenakan Pakaian Adat masing-masing daerahnya. (Yanli)

Redaksi SulutHebat

Media informasi dan inspirasi pembangunan Sulawesi Utara yang semakin hebat...