• Wed. Oct 27th, 2021

Wujudkan RPJMN 2017, Kepala BKKBN Butuh Partisipatif

ByRedaksi SulutHebat

Sep 26, 2017
Berpose bersama Kepala BKKBN.

SULUTHEBAT.COM, Lombok – Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Surya Chandra Surapaty hadiri peringatan hari Kontrasepsi Sedunia yang bertujuan mengingatkan percepatan pencapaian program kependudukan, keluarga berencana dan pembangunan keluarga (KKBPK) serta pentingnya kontrasepsi dalam mewujudkan keluarga kecil bahagia sejahtera. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTT), Senin (25/9/2017)

Surapaty menyampaikan, hari Kontrasepsi Sedunia yang diperingati pada 26 September bertujuan meningkatkan komitmen program keluarga berencana (KB).

“Keikutsertaan BKKBN dalam peringatan Hari Kontrasepsi Sedunia tidak sekedar ikut-ikutan atau perayaan sesaat saja,” kata Surapaty.

Lanjut ia menjelaskan, BKKBN berusaha mencapai tujuan.

“Strategi dan upaya dilakukan BKKBN untuk mencapai sasaran angka kelahiran total 2,33, pemakaian kontrasepsi modern sebesar 60,9 persen, kebutuhan ber-KB yang tidak terpenuhi sebesar 10,26 persen, peserta KB aktif 21,7 persen dan tingkat putus pakai kontrasepsi 25,3 persen,” tukas Kepala BKKBN.

Terakhir dia menambahkan, untuk mewujudkan target Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2017, BKKBN membutuhkan komitmen dan partisipasi aktif.

“Berdasarkan survei indikator kinerja program RPJMN 2017, angka kelahiran total 2,4, pemakaian kontrasepsi modern 57, 6 persen, kebutuhan ber-KB yang tidak terpenuhi masih tinggi 17,5 persen. Angka yang menunjukkan hasil bagus dan mendekati target hanya peserta KB aktif sebesar 21,5 persen dan untuk mewujudkan target RPJMN 2017, BKKBN membutuhkan komitmen dan partisipasi aktif dari mitra menjadi petugas KB,” tambah Chandra. (Charly/Yanli)

Redaksi SulutHebat

Media informasi dan inspirasi pembangunan Sulawesi Utara yang semakin hebat...