• Wed. Oct 27th, 2021
Kepala Dinas Perkebunan membacakan sambutan Gubernur Olly.

SULUTHEBAT.COM, Manado – Gubernur Olly Dondokambey diwakili Kepala Dinas Perkebunan Refli Ngantung hadiri Focus Group Discussion (FGD) perumusan master plan pengembangan klaster inovasi kelapa dan lahan sekitar untuk peningkatan ekonomi dan daya saing Sulut. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Kantor Bank Indonesia (BI) Manado, Selasa (26/9/2017).

Dalam sambutannya, pemerintah provinsi Sulawesi Utara menerapkan program peningkatan berkelanjutan pada sektor tanaman tahunan, seperti peremajaan kelapa serta pemberdayaan dan penguatan kelembagaan petani kelapa.

“Ini dilakukan melalui pelatihan manajemen kemitraan budidaya, pelatihan penumbuhan kebersamaan petani kelapa, fasilitasi pembentukan lembaga ekonomi masyarakat¬†petani kelapa dan fasilitasi pengembangan kelembagaan petani kelapa,” ucapnya.

Semua upaya tersebut terus dilakukan, menurut Gubernur disebabkan pembangunan pada sektor pertanian menjadi salah satu prioritas pemerintah daerah yang tercantum dalam program kerja turunan dari RPJMD 2016-2021.

“Mewujudkan kemandirian ekonomi dengan memperkuat sektor pertanian,” pungkasnya.

Selanjutnta Olly menjelaskan, usaha mengoptimalkan produksi dan produktifitas kelapa saat ini menitikberatkan pada sektor agro kompleks.

“Sektor agro komplek itu mencakup program revitalisasi pertanian, peningkatan kesejahteraan petani, peningkatan kapasitas dan aksesbilitas petani terhadap teknologi dan sumber-sumber pembiayaan guna tersedianya aksesbilitas petani terhadap pemanfaatan teknologi, sumber-sumber pembiayaan, serta informasi pasar dan akses pasar, dan peningkatkan nilai tambah komoditas pertanian melalui usaha ekonomi kreatif guna¬†mengembangkan industri pertanian berbasis sumberdaya,” jelasnya. (Yanli)

Redaksi SulutHebat

Media informasi dan inspirasi pembangunan Sulawesi Utara yang semakin hebat...