• Thu. Dec 2nd, 2021

SULUTHEBAT.COM, Manado – Gubernur Sulawesi Utara, Olly Dondokambey hadiri pencanangan aksi nasional pemberantasan obat Ilegal dan penyalahgunaan obat. Dalam sambutanya, Rabu (4/10/2017), Olly menyampaikan pentingnya kerjasama dengan pihak Balai Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) dan instansi terkait lainnya dalam mengawasi peredaran dan penyalahgunaan obat ilegal di Sulawesi Utara.

“Saya kira kita patut bersyukur karena kerjasama yang baik antara Pemprov Sulut, BPOM dan aparat sehingga penanganan obat ilegal di Sulawesi Utara saat ini lebih baik dari tahun-tahun yang lalu,” ucap Dondokambey.

Gubernur juga menegaskan pencanangan itu sebagai wujud nyata dari kepedulian bersama untuk melindungi masyarakat dari peredaran obat dan makanan ilegal serta menghadapi dan mengatasi tren kasus penyalahgunaan obat yang semakin meningkat

“Ini harus diatasi agar tidak menjadi masalah sosial sehingga membahayakan kesinambungan pembangunan bangsa dan negara,” imbuhnya.

Terkait penggunaan bahan berbahaya boraks pada makanan, Olly meminta pihak BPOM agar meningkatkan pengawasan sehingga makanan di Sulut tidakmengandung boraks.

“Saya tegaskan kepada Balai POM agar mengawasi penggunaan boraks dalam makanan di Sulawesi Utara,” ujarnya.

Gubernur Olly juga menyatakan selain penggunaan boraks, Balai POM juga harus mengawasi penggunaan bahan seperti sianida yang biasa digunakan pada industri-industri yang disalahgunakan pada makanan untuk dan perdagangan lainya untuk meraup keuntungan besar. Jika tidak diantisipasi berdampak pada kesehatan masyarakat Sulut.

“Peran-peran seperti ini harus kita dorong terus jangan terfokus kepada obat terlarang dan narkotika yang jelas-jelas sudah dilarang, tetapi juga awasi barang -barang yang legal namun disalahgunakan sehingga membahayakan masyarakat di Sulut,” jelas orang nomor satu di Sulawesi Utara ini. (Yanli)

Redaksi SulutHebat

Media informasi dan inspirasi pembangunan Sulawesi Utara yang semakin hebat...