• Sat. Oct 23rd, 2021

SULUTHEBAT.COM, Tondano – Sedikit saja generasi muda Minahasa yang mau membuat usaha kuliner (wirausaha) tapi di Tondano ada Warong Karlota. Usaha kuliner yang banyak dikenal dengan singkatan WK ini adalah usaha kreatif ya bukan tempat gosip atau bergunjing. Oleh karena, jenis Usaha Kecil Menengah (UKM) yang diprakarsai oleh Boy Andika Liey, S.Pd ini juga membuat kaos-kaos dengan design berlatar Minahasa. Dan yang paling keren, WK juga sangat mendukung band-band lokal dengan cara menggelar acara-acara live music!

Hal menarik lainnya juga adalah usaha ini menggunakan spirit Ekonomi Mapalus karena ada bakubrantang/bakutongka; artinya usaha kreatif ini melibatkan beberapa orang dengan menyatukan modal masing-masing dan mengelolahnya secara bersama-sama. Manajemen kultural ini dasarnya adalah persamaan dan pembagian kerja serta hasil yang seimbang. Kesetaraan ini menyiratkan semua adalah pemilik sekaligus pekerja; tidak ada tuan tidak ada budak. Amanat Si Tou Timou Tomou Tou juga diamalkan karena berusaha menjadi batu tapal dan mengajak generasi muda lainnya untuk ber-‘usaha’.

Dimulai dari jualan kaos dan kuliner (gastronomi) Minahasa WK juga akan dikembangkan menjadi industri kreatif. Salah satunya karena kepedulian lingkungan terutama Danau Tondano yang mengalami percepatan pendangkalan karena tanaman air eceng gondok. Rencananya eceng gondok akan diolah dalam satu industri untuk dimanfaatkan menjadi bahan bakar sekaligus membuka lapangan pekerjaan baru. Waw! Ini ekonomi kreatif dan solutif juga ya? Tapi baiknya pembaca tonton wawancaranya saja ya…. Simak vidionya di bawah ini!

 

 

https://www.youtube.com/watch?v=WSnqM-k5xew&feature=share

Redaksi SulutHebat

Media informasi dan inspirasi pembangunan Sulawesi Utara yang semakin hebat...