Akhirnya Black Box Sriwijaya Air SJ-182 Ditemukan

by -44 views
Akhirnya Black Box Sriwijaya Air SJ-182 Ditemukan
Akhirnya Black Box Sriwijaya Air SJ-182 Ditemukan

JAKARTA, suluthebat.com-Sudah berjaan 3 hari dalam proses pencaharian, akhirnya Tim SAR Gabungan berhasil menemukan Black Box Milik Sriwijaya Air SJ-182 dari kedalaman laut 20 meter pada Selasa (12/01/2021) pukul 16:00 WIB.

Kotak Hitam ini nantinya akan digunakan oleh Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) untuk mengungkap penyebab pasti jatuhnya SJ-182 Pada Sabtu, 12 Januari 2021.

Walau tidak berwarna hitam, Black Box pesawat merupakan istilah populer dalam industri penerbangan yang merupakan kompenen perekam data elektronik. Merujuk Flightradar24, 14 Agustus 2020, black box pesawat biasanya menggunakan CVR (Cockpit Voice Recorder) atau FDR (Flight Data Recorder) atau kombinasi keduanya.

Mayor Laut Teknik Iwan Kurniawan menceritakan awal ketika dirinya menemukan Flight data recorder (FDR) atau bagian kotak hitam pesawat Sriwijaya Air SJ 182 yang jatuh di perairan Kepulauan Seribu pada Sabtu (12/1/2020). Saat ditemui di JICT II, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Selasa (12/1/2021),

Iwan mengatakan proses pencarian dimulai pukul 11.00 WIB. “Jadi didapatkan black box itu kita pencarian sekitar jam 11, dapet beacon-nya berikut di siang hari, dapat cashing FDR-nya dan penyelaman terakhir pas saya sama tiga rekan saya dapat FDR-nya,” tutur Iwan.

Dari titik koordinat yang diberikan KRI Rigel, Iwan dan dua rekannya kemudian memusatkan pencarian pada titik bongkahan besar pesawat yang ditemukan.

“Pertama dikasih koordinat dari KRI Rigel. Setelah itu kami melakukan operasi pencarian, kita temukan puing-puing, kita pindahkan jangkar, kita ploting awal lagi,” ucap Iwan.

“Kita survei dulu, setelah itu kita lihat titik-titik yang punya bongkahan-bongkahan besar, di mana material atau objek yang besar dan berat,” lanjutnya.

Meski demikian, Iwan tidak menyebutkan secara rinci di mana tepatnya ia menemukan FDR tersebut. Saat ini, Tim SAR masih melanjutkan proses pencarian korban dan bagian pesawat serta cockpit voice recorder (CVR) yang belum ditemukan. Baca juga: Empat Korban Sriwijaya Air Teridentifikasi dengan Pencocokan Sidik Jari CVR merupakan bagian lain dari kotak hitam yang menyimpan isi percakapan pilot dan kopilot. Kepala Basarnas Bagus Puruhito sebelumnya mengatakan, selain kotak hitam atau black box, ada 24 kantong jenazah korban dan satu kantong berisi puing pesawat yang juga dievakuasi tim SAR.

“Sebagai informasi, bahwa kami juga baru kembali dari lokasi, tadi kami bawa ke JICT ini ada 24 kantong jenazah dan satu (kantong) berisi partikel dari pesawat,” kata Bagus Puruhito.

Seperti diketahui, pesawat Sriwijaya Air SJ 182 hilang kontak di antara Pulau Laki dan Pulau Lancang, Kepulauan Seribu, pada Sabtu sekitar pukul 14.40 WIB atau 4 menit setelah lepas landas dari Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang.

Pesawat Sriwijaya Air SJ 182 sempat keluar jalur penerbangan, yakni menuju arah barat laut pada pukul 14.40 WIB. Pihak Air Traffic Controller (ATC) kemudian menanyakan pilot mengenai arah terbang pesawat. Namun, dalam hitungan detik, pesawat dilaporkan hilang kontak hingga terjatuh. (kmp/***)

 

About Author: Redaksi SulutHebat

Gravatar Image
Media informasi dan inspirasi pembangunan Sulawesi Utara yang semakin hebat...