• Sun. May 29th, 2022

Wenny Lumentut : Saya Orang Pertama di Sulut yang Tolak FPI dan HTI

Byadmin

Dec 4, 2021
Wenny Lumentut

Tomohon, SulutHebat.com – Wakil Wali (Wawali) Kota Tomohon, Wenny Lumentut, mengaku dirinyalah orang pertama yang menolak kehadiran dua organisasi terlang di Indonesia yakni Front Pembela Islam (FPI) dan Hizbu Tahrir  di wilayah Sulawesi Utara (Sulut).

“Saat saya duduk sebagai pimpinan DPRD Sulut dengan segala konsekuensi bahkan sampai dicopot sebagai ketua DPD satu partai politik, sayalah orang pertama yang menolak FPI dan HTI di daerah ini,” ujar Wenny Lumentut dikutip dari Antaranews, Minggu (5/12/2021).

Wenny mengatakan sikap penolakannya terhadap FPI dan HTI saat itu karena toleransi antarumat Kristen dan umat Muslim di bumi Nyiur Melambai sudah ada sejak zaman dulu. Bahkan sebelum Indonesia merdeka, kehidupan antar umat beragama di Sulut sudah  rukun dan damai.

Wenny mencontohkan umat Muslim di Kampung Jawa Tomohon yang datang dari Jawa Barat sudah menetap sejak tahun 1875, atau umat Muslim di Tondano berasal dari Jawa Tengah.

“Kerukunan dan kedamaian di daerah ini sudah lama bahkan sudah turun-temurun, jadi tidak ada yang perlu dipersoalkan lagi, saat ini kita harus berupaya menjaga dan melestarikan hal tersebut,” ujarnya.

Ia  berharap masyarakat semakin sadar dan taat hukum agar supaya kehidupan sosial politik dan ekonomi dapat berjalan normal.

“Tomohon kental dengan predikat kota pendidikan, kota religius juga kota pariwisata. Karena itu mari kita jaga dan lestarikan kondusifitas wilayah agar pembangunan dapat berjalan dengan baik serta masyarakat dapat hidup rukun dan damai seperti saat ini,” ujarnya.

Wenny berharap tokoh-tokoh masyarakat, ormas dan insan pers selalu memberikan informasi baik, sosialisasi-sosialisasi maupun pemberitaan media arif dan bijaksana.

“Perlu digarisbawahi, jangan karena perbuatan satu atau dua oknum kita mengeneralisasi agama tertentu, agama tidak mengajarkan kejahatan, semua agama mengajarkan hal yang baik, demikian juga ormas yang pada hakikatnya didirikan untuk hal-hal yang baik, khususnya yang terdaftar di Kesbangpol Kota Tomohon,” ujarnya.