• Wed. May 25th, 2022

Kapolres Bitung Mediasi Buruh PT SIG Asia dan PT Mapalus Makawanua Chrocoal Industri

Byadmin

Dec 6, 2021
Kapolres Bitung

Bitung, suluthebat.com -Kapolres Bitung AKBP Alam Kusuma S Irawan, S.H., S.I.K., M.H. memimpin mediasi sejumlah aduan buruh di Kota Bitung yang berlangsung di Aula Endra Dharmalaksana Polres Bitung, Senin (6/12/2021).

Mediasi tersebut dihadiri perwakilan Serikat Pekerja PT SIG Asia dan  PT Mapalus Makawanua Charcoal Industri dengan Dinas Ketenagakerjaan.

Dalam mediasi itu, Ketua DPC FSB Kamiparho Bitung, Rusdyanto Makahinda, menyampaikan bahwa PT SIG Asia belum membayar hak pekerja sebanyak empat orang dan belum membayar tunggakan iuran BPJS pekerja sejak bulan April 2020.

Sementara di PT Mapalus Makawanua Charcoal Industri, ia meminta perusahaan tersebut agar melaksanakan pembahasan perundingan Perjanjian Kerja Bersama sesuai ketentuan yang berlaku terkait Tim Perundingan dan Regulasi Tata Tertib Perundingan.

Kuasa Hukum PT SIG Asia dan PT Mapalus Makawanua Charcoal Industri, Ridwan Mapahena, mengatakan untuk tunggakan iuran BPJS, pihak perusahaan sedang berusaha karena sedang mengalami kesulitan dana.

“Memang diakui prosesnya lama, namun pihak Kejati Sulut sudah mengingatkan kepada pihak perusahaan agar segera dibayarkan, sehingga pihak perusahaan akan tunduk kepada hukum dan segera untuk membayarkannya,” ujar Ridwan.

Untuk pembayaran hak pekerja empat orang pekerja PT SIG Asia, kata Ridwan,  pihak perusahaan akan mengupayakan pembayaran dua orang pekerja. Bahkan menurutnya, pada Sabtu lalu sudah dilakukan mediasi dengan serikat pekerja PT MMC.

Ridwan mengungkapkan pihak perusahaan menyambut baik adanya pertemuan tersebut dan akan dijadwalkan pertemuan kembali dalam rangka perundingan Perjanjian Kerja Bersama.

“Jika pihak perusahaan sudah melakukan pembayaran hak pekerja, maka bukti pembayaran akan disampaikan secara transparan kepada Ketua Serikat Pekerja,” ujar Ridwan.

Sementara itu, perwakilan Dinas Tenaga Kerja Kota Bitung, Silvana dan Ronald Walujan, menyampaikan perjanjian kerja bersama dilakukan untuk mempertegas serta memperjelas hak dan kewajiban dan menetapkan secara bersama mengenai syarat-syarat kerja yang belum diatur dalam UU Ketenagakerjaan sehingga mendorong terciptanya hubungan industrial yang harmonis dan dinamis.

Pihak Disnaker, lanjutnya, memiliki fungsi pembinaan sehingga sekaligus dapat melakukan pengawasan pembahasan perundingan Perjanjian Kerja Bersama.

Kapolres menyampaikan terima kasih atas proaktif Ketua Serikat Pekerja yang dapat mengarahkan para pekerja untuk tidak turun ke jalan melakukan aksi unjuk rasa dan menyampaikan tuntutan melalui kegiatan musyawarah.

Ia meminta pihak perusahaan agar mengupayakan pembayaran hak-hak seluruh pekerja sebelum perayaan hari Natal.

“Kami harap Disnaker agar menjembatani tuntutan pihak Serikat Pekerja sehingga apa yang menjadi kesepakatan bersama pada pertemuan ini wajib dilaksanakan dan jika masih ada kendala maka harap dilaksanakan musyawarah kembali,” ujar Kapolres yang didampingi Kasat Intelkam Polres Bitung, AKP Karel Tangay, S.H.