• Sun. May 29th, 2022

Minahasa, suluthebat.com – Perlahan-lahan tirai yang menutupi seluruh patung itu terbuka. Begitu wajah patung terlihat, aplaus meriah terdengar di sekitar Bundaran Gereja Masehi Injil di Minahasa (GMIM) Sentrum Schwarz Desa Toraget Kecamatan Langowan, tempat patung itu berdiri kokoh.

Suasana itulah yang terpancar saat Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey (0D) meresmikan
patung Johann Gottlieb Schwarz di Langowan Kabupaten Minahasa, daerah yang menjadi tempat beristirahatnya salah satu penginjil dari Nederlandsch Zendeling Genootschap (NZG) yang lahir di Kota Konigsbergen Jerman Timur itu dalam keabadian.

Peresmian monumen patung Schwarz dilakukan Senin, (20/12/2021) sesuai jadwal yang telah ditetapkan Panitia.

Dalam sambutannya, Gubernur Olly Dondokambey berharap agar masyarakat Sulut dapat berperan
dalam mendorong keberhasilan pembangunan terutama pada sektor pariwisata, terlebih di tengah
pandemi Covid-19.

Gubernur juga mengucapkan selamat serta apresiasi yang tinggi kepada Panitia Penyelenggara, Badan
Pekerja Majelis Jemaat (BPMJ) GMIM Sentrum Schwarz Langowan dan seluruh personal bahkan jemaat
yang terlibat dan telah mensukseskan acara ini.
“Terima kasih juga atas kontribusi dan dukungan yang terus diberikan dalam mendukung keberhasilan pembangunan daerah di Sulawesi Utara, khususnya di Kabupaten Minahasa, Ujar Gubernur.
Terkait kontribusi pembangunan”, Olly menyampaikan bahwa Pemerintah Provinsi terus berharap agar semua masyarakat khususnya warga gereja, dapat terus meningkatkan kualitas iman jemaat, di dalam mendorong keberhasilan pembangunan di daerah masing-masing.

Kepada pemerintah desa di wilayah Kecamatan Langowan, Gubernur berpesan agar mampu mendorong
dan memberi support atau dukungan kepada jemaat dan masyarakat guna mengoptimalkan pengembangan Wisata religi Monumen Schwarz dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Ini tentunya perlu menjadi perhatian bersama, apalagi kita tahu sektor pariwisata sangat membantu kemajuan pembangunan daerah, lebih khusus yang ada di Minahasa dan Sulut pada umumnya”, jelasnya.

Lebih lanjut dikatakan Olly, peran pembangunan pariwisata ini dapat menciptakan suatu pertumbuhan
yang sangat besar, baik pergerakan perekonomian rakyat, maupun pembangunan desa itu sendiri.
Untuk itu, pembangunan monumen religi ini hendaknya dapat menciptakan perubahan positif bagi masyarakat sekitar.

Diketahui, Monumen Patung J.G. Schwarz adalah sumbangan Letjen TNI (Purn) H. Prabowo Subianto selaku Menteri Pertahanan Indonesia yang kemudian menunjuk Mayjen TNI (Purn) Glenny Kairupan sebagai penanggung jawab dalam porses pengangkutan monumen patung ini dari proses pengirimannya
dari Yogyakarta ke Surabaya, sampai tiba di Langowan.

Kegiatan ini juga dihadiri Sekda Provinsi Sulut Asiano Gammy Kawatu, Bupati Minahasa yang diwakili oleh Asisten 1, Walikota Tomohon Carol Senduk, SH, Wakil Walikota Tomohon Wenny Lumentut, SE, Ketua BPMS GMIM Pdt. Dr. Hein Arina, Kadis Pariwisata dan Kebudayaan, Kadis Perikanan dan Kelautan, Anggota DPRD Minahasa, Camat Langowan Raya, Camat Kakas, Camat Kawangkoan Barat, dan Tamu
undangan lainnya. (Budz)

Redaksi Sulut Hebat

Media informasi dan inspirasi pembangunan Sulawesi Utara yang semakin hebat...