• Wed. May 25th, 2022

Ditantang Madrid di Liga Champions, PSG Dihantui Cedera Sergio Ramos-Neymar

MANADO, suluthebat.com – Menjelang babak 16 besar Liga Champions, Rabu (15/2/2022) dinihari, klub raksasa Liga Prancis, Paris Saint-Germain (PSG), masih diliputi kekhawatiran. Di laga penting melawan Real Madrid itu kondisi Sergio Ramos dan Neymar Junior sedang tidak fit.

Sebulan kemudian, tepatnya 9 Maret (atau 10 Maret Wita), giliran PSG menyambangi Santiago Bernabeu, markas  Los Blancos, julukan Real Madrid, di Parc des Princes, untuk melakoni leg kedua sekaligus penentuan siapa yang lolos ke babak perempat final Liga Champions.

Artinya, tinggal 10 hari lagi PSG menjamu Real Madrid di Paris. Situasi ini yang mengkhawatirkan pelatih Mauricio Pochettino karena dua bintangnya tersebut belum bisa dipastikan tampil. Sergio Ramos, yang bergabung secara gratis dari Real Madrid pada musim panas 2021, tak kunjung membaik.

Dia sudah sempat pulih dan bermain tetapi kembali dibekap cedera. Praktis, Ramos baru terlibat dalam lima pertandingan kompetitif bersama PSG sepanjang musim ini. Dari jumlah tersebut, hanya dua kali ia tampil selama 90 menit dan baru mencetak satu gol.

Kondisinya tersebut memunculkan rumor Ramos akan pensiun, seperti dilansir Diario AS. Seorang dokter yang memiliki pengetahuan berhubungan dengan cedera Ramos mengatakan, otot sang pemain sudah lemah karena usia.  Padahal, selama ini Ramos sudah berusaha keras dalam pemulihan cedera otot. Dia rutin ke gym untuk mengatasi sindrom betis tua.

“Sergio Ramos bekerja keras di gym dan dia akan terus bekerja keras untuk minggu depan,” ujar Pochettino pada Sabtu (5/2/2022) seperti dikutip dari Mundo Deportivo.

Setali tiga uang, kondisi Neymar pun masih menjadi tanda tanya. Pochettino mengatakan bahwa mantan bintang Barcelona itu akan kembali ke gym sebelum bergabung dengan rekan-rekannya. “Neymar sudah menjalani terapi hari ini, dia akan latihan di gym untuk 48 jam ke depan dan kemudian kembali latihan secara terpisah dengan rekan setim,” ungkap sang pelatih.

Andai dua bintangnya itu tak pulih tepat waktu, PSG akan mendapat pukulan yang telak dalam usaha meraih gelar pertama Liga Champions. Meski demikian, mereka masih bisa berharap Ramos dan Neymar kembali saat leg kedua di Madrid.

Seperti dikutip dari laman Kompastv, Real Madrid merupakan tim tersukses di pentas Liga Champions. Los Blancos sudah 13 kali menjadi juara, termasuk tiga gelar secara beruntun pada 2016, 2017 dan 2018. AC Milan berada di posisi kedua dalam daftar peraih gelar terbanyak kompetisi paling bergengsi antarklub Eropa ini. Rossoneri mengoleksi tujuh gelar, disusul Bayern Muenchen dan Liverpool (6 gelar).

Sementara itu rival abadi Real Madrid, Barcelona, baru lima kali juara, disusul Ajax (4), Manchester United dan Inter Milan (3), Juventus, Benfica, Chelsea, Nottingham Forest dan FC Porto (2). Adapun Celtic, Hamburg SV, Steaua Bucuresti, Marseille, Borussia Dortmund, Feyenoord, Aston Villa, PSV Eindhoven dan Red Star Belgrade masing-masing baru satu kali menjadi juara.

Bagaimana dengan PSG? Klub elite Liga Prancis ini belum pernah juara. Prestasi terbaik PSG di pentas Liga Champions adalah runner-up pada musim 2020 ketika takluk dari Bayern Muenchen di partai puncak.(*)