• Sun. May 29th, 2022

Buka Program Upland, Bupati FDW Berharap Maksimalkan Pertanian Dataran Tinggi

AMURANG, suluthebat.com – Bupati Minahasa Selatan, Franky Donny Wongkar, berharap Dinas Pertanian dapat terus mengembangkan inovasi guna meningkatkan produktivitas petani, khususnya yang berada di dataran tinggi seperti wilayah Modoinding.

Ketika membuka pelaksanan Program Upland Tahun anggaran 2022 dari Dinas Pertanian yang berlangsung di salah satu hotel di Amurang, Bupati berharap agar program pertanian dataran tinggi harus dilakukan sebaik mungkin serta lebih baik dari program tahun sebelumnya.

Bupati FDW menekankan adanya program upland ini dapt dimanfaatkan sebaik-baiknya, sehingga mampu memberikan kontribusi langsung untuk produktivitas ekonomi kelompok tani serta mampu mewujudkan pertumbuhan kelembagaan petani.

Menurut Bupati, dengan tidak semua kabupaten/kota di Indonesia mendapatkan kesempatan yang sama dengan Kabupaten Minahasa Selatan, demikian juga di Sulut sendiri hanya Kabupaten Minsel yang mendapat program tersebut; dia berharap pelaksanaan kegiatan ini benar-benar dimaksimalkan. “Hanya 14 kabupaten/kota di Indonesia mendapatkan program ini. Di Sulut hanya Minsel satu-satunya yakni Kecamatan Modoinding. Oleh karena itu ini patut disyukuri,” harap Wongkar.

Sementara itu, Manajer Projects Implementasi Unit (PIU) Program Upland Minsel, Agus Sumayow yang juga Sekretaris Dinas Pertanian Minsel menjelaskan, upland adalah program pertanian dataran tinggi yang merupakan program bantuan luar negeri melalui PBB IFAD dan IsDB yang diperuntukkan untuk 14 kabupaten/kota se-Indonesia. Untuk Kabupaten Minsel sendiri total anggaran yang diberikan untuk selama empat tahun program upland bergulir mencapai lebih dari Rp 68 miliar.

“Programnya sudah bergulir mulai tahun 2021 anggarannya Rp 7 miliar, kemudian untuk tahun ini  Rp 22 Miliar. Sementara tahun depan direncanakan Rp 37 miliar. Ada sisa Rp2 miliar akan digulirkan tahun 2024,” terang Sumajow.(*)