• Sun. May 29th, 2022

Anugerah Desa Wisata Indonesia 2022 Targetkan 3.000, Siapkah Sulut ?

JAKARTA, suluthebat.com — Ajang Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) kembali digelar  tahun 2022 ini, sebagai salah satu program unggulan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf). Acara tersebut akan hadir dengan tujuh kategori, yaitu daya tarik pengunjung yang memiliki keunikan dan keaslian alam dan buatan, homestay, suvenir, digital dan kreatif, toilet umum, CHSE (Cleanliness, Health, Safety, Environmental Sustainability), dan kelembagaan desa.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno mengajak pemerintah daerah, komunitas, dan masyarakat untuk mendaftar melalui laman jadesta.kemenparekraf.go.id. Menurut Sandiaga, Desa Wisata Nglanggeran Jadi Wakil Indonesia pada Ajang Best Tourism Village UNWTO Ia mengatakan bahwa ADWI 2021 mendapat respons positif dari masyarakat. Dari hampir 7.275 desa wisata yang ada di Indonesia, sebanyak 25 persen atau 1.831desa wisata mendaftar ke ADWI 2021.

“Hal itu di luar ekspektasi kami yang sebelumnya hanya menargetkan 700 desa wisata. Pada tahun 2022 kami mempelajari apa yang menjadi kekurangan pada tahun sebelumnya, untuk itu pada tahun ini kami menargetkan 3.000 peserta dari 34 provinsi yang ada di tanah air,” kata Sandiaga, melalui keterangan resmi seprti dikutip dari Kompas.com, Sabtu (19/2/2022).

Selain ADWI 2022, Kemenparekraf juga akan mengadakan pengembangan Kabupaten/Kota (KaTa) Kreatif Indonesia.  Program tersebut diharapkan dapat mendorong kabupaten/kota di Indonesia agar lebih inovatif, adaptif, dan kolaboratif guna memajukan kesejahteraan masyarakatnya.  Calon peserta yang ingin turut serta dalam program KaTa Kreatif Indonesia bisa menemukan informasi lebih jauh di www.katakreatifindonesia.com

Program Kemenparekraf pada tahun 2022 selanjutnya adalah Apresiasi Kreasi Indonesia (AKI) yang ditujukan untuk para pelaku ekonomi kreatif di 16 kota.  “Ini merupakan program pengembangan ekonomi kreatif melalui peningkatan kapasitas dan pameran kepada para pelaku ekonomi kreatif di subsektor kuliner, kriya, fesyen, musik, film, animasi, aplikasi, dan permainan,” ujarnya.  Para pelaku ekonomi kreatif bisa mendaftar melalui situs web www.aki.kemenparekraf.go.id.(*)