• Sun. May 29th, 2022

BITUNG, suluthebat.com – – Wakil Wali Kota Bitung, Hengky Honandar menyatakan rasa bangga dan kegembiraanya atas Kelurahan Batuputih Atas dan Batuputih Bawah yang mewakili Polda Sulawesi Utara dalam Penilaian Kampung Tertib Lalu Lintas.

Tim penilai dari Media Korlantas Polri sudah datang dan dipantau langsung  Direktur Keamanan dan Keselamatan (Dirkamsel) Korlantas Polri, Brigjen Pol Prof Dr Chryshnanda Dwilaksana MSi,  Kapolres Bitung, AKBP Alam Kusuma S Irawan SH SIK MH.

Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota menyatakan bahagia dan bangga karena dua wilayah kelurahan Kota Bitung terpilih sebagai perwakilan Provinsi Sulawesi Utara dan Polda Sulut dalam penilaian Kampung Tertib Lalu Lintas yang merupakan inisiasi dari Polri.

“Selaku pemerintah kota, kami mendukung penuh agenda ini dengan harapan agar agenda ini dapat berjalan dengan baik dan memberikan hasil yang terbaik pula, sebagai sarana untuk menanamkan disiplin lalu lintas juga disiplin protokol kesehatan bagi seluruh kalangan terutama bagi anak-anak,” kata Hengky.

Disiplin itu kata dia, bukan hanya di Kelurahan Batu Putih Atas dan Kelurahan Batu Putih Bawah, melainkan juga menjadi contoh bagi wilayah kelurahan lain yang ada di Kota Bitung, sehingga kedepan akan bertambah lagi kampung-kampung tertib lalu lintas di Kota Bitung.

Hengky juga menyampaikan, agar tercipta masyarakat yang tertib berlalu lintas dan menekan terjadinya angka kecelakaan, maka penting sekali untuk mengenalkan tertib berlalu lintas sedini mungkin kepada anak-anak.

“Tentunya hal ini menjadi catatan penting bagi kami pemerintah maupun aparat keamanan, karena tidak ada yang bisa memprediksi musibah yang akan datang, tapi jika masyarakat kita sadar dan patuh dalam berlalu lintas, maka kita pasti dapat meminimalisir angka laka lantas,” katanya.

Hal yang tak kalah pentingnya lanjut Hengky, adalah keterlibatan dan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga ketertiban berlalu lintas. Dan, apa yang sudah ada berjalan di Kelurahan Batu Putih Atas dan Batu Putih Bawah, harus ditingkatkan.

“Karena untuk menanamkan mindset disiplin memang membutuhkan waktu yang tidak singkat. Didalamnya dibutuhkan kerjasama dan transfer pengetahuan atau pembiasaan perilaku sejak dini yang didalamnya terkait bagaimana orang tua menjadi panutan bagi anak-anak dalam tertib berlalu lintas,” katanya.

Kapolres dalam sambutannya menyampaikan sejumlah alasan sehingga memilik Kelurahan Batuputih Atas dan Bawah sebagai Kampung Tertib Lalu Lintas. Menurutnya, lokasi kedua kelurahan ini tergolong terpencil serta angka laka lantas cukup tinggi akibat masih kurangnya kesadaran berlalulintas.

“Dari segi akses memang kedua kelurahan ini butuh waktu untuk dijangkau jika terjadi kecelakaan. Begitupun kegiatan patroli, kami hanya mampu melakukan seminggu sekali karena keterbatasan armada dan personil,” kata Alam.

Namun semenjak program Kampung Tertib Lalu Lintas dicanangkan, lanjut Alam, angka laka lantas di Kelurahan Batuputih Atas dan Bawah menjadi nol kasus dikarenakan sudah sadar akan pentingnya keselamatan berlalulintas. “Jadi, peran masyarakat dalam mengawasi serta menegur pengendara yang melanggar sudah berjalan. Contohnya, jika ada kendaraan bermotor menggunakan kenalpot racing, maka masyarakat langsung menghubungi petugas untuk malapor, selanjutnya petugas mendatangi pemilik kendaraan menyita kenalpot racing yang digunakan.

Hadir juga dalam acara itu, Wakapolres Bitung, Kompol Andri Permana SIK, Kasat Lantas Polres Bitung, AKP Awaludin Puhi, Kapolsek Ranowulu, Iptu Andri Salmon, Kepala Dinas Perhubungan, Ricy Tinangon, Camat Ranowulu, Andre Rantung dan sejumlah pejabat lainnya.(*)