• Wed. May 25th, 2022

BITUNG, suluthebat.com – Kedatangan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan rombongan menteri yang didampingi Gubernur Olly Dondokambey disertai Forkompinda Sulawesi Utara untuk meninjau pelaksanaan vaksinasi di Terminal Petikemas, Kota Bitung; disambut antusias warga.

Warga yang sudah berkumpul sejak Jumat (25/2/2022) siang menyambut orang nomor satu di republik ini dengan wajah berseri. Pesiden yang mengenakan jaket merah berlogo G20 Indonesia 2022 itupun menyapa warga dengan disertai senyumnya yang khas. Sesekali Jokowi memenuhi permintaan swafoto warga yang ikut vaksinasi dosis pertama, kedua dan vaksin booster itu. Salah satu warga yang beruntung itu adalah Pdt. Mieke Walukouw, STh.

“Sudah divaksin,” tanyanya akrab pada seorang warga. “Ini sudah yang kedua Pak,” jawab warga yang ditanyai. Tak hanya berdialog, Jokowi pun membagikan kaos berwana hitam bertuliskan “Jokowi”. Pada kesempatan itu, dibagikan bantuan sembako kepada semua yang mengikuti vaksinasi.

Sementara itu, dari Manado, Wakil Walikota Manado, dr Richard Sualang, melaui zoom meeting, menyampaikan Laporan perkembangan pelaksanaan vaksinasi di Kota Manado. Dilaporkan vaksinasi dosis pertama di Kota Manado sudah mencapai 122% atau 438.000 orang, sedangkan dosis ke dua mencapai 85.75%, dan vaksinasi booster sementara dilaksanakan.

Presiden Jokowi berterima kasih pada masyarakat Sulawesi Utara, khususnya Manado atas tingginya keikutsertaan  mengikuti program vaksinasi, Presiden berpesan supaya warga tetap menjaga kesehatan agar terhindar dari virus Covid-19.

Dalam kesempatan tersebut, Presiden  memang berdialog melalui konferensi video dengan sejumlah perwakilan dari kabupaten/kota yang sekaligus melaporkan capaian vaksinasi di setiap daerahnya. Presiden pun mengapresiasi sejumlah daerah yang capaian vaksinasinya sudah sangat tinggi, salah satunya di Kota Manado.

“Tomohon juga saya kira suntikan pertama, kedua, dan ketiga sudah baik dan saya harapkan juga kota dan kabupaten yang lain juga sama, kalau bisa semua sudah di atas 70 (persen), sudah bagus,” ucap Presiden. Selanjutnya, Presiden pun menginstruksikan setiap daerah untuk memperkuat suntikan vaksin dengan dosis penguat (booster) dan memprioritaskan suntikan vaksin tersebut kepada para lansia.

“Dilanjutkan terus baik yang pertama, yang kedua, kemudian masuk yang ketiga, utamakan kepada lansia,” tutur Kepala Negara. Kepala Negara berharap agar seluruh masyarakat di Tanah Air dapat memanfaatkan program vaksinasi untuk melindungi diri dari virus serta meringankan gejala apabila terpapar virus korona.

“Meskipun kena, yang sudah dapat suntikan kedua apalagi yang sudah ketiga, biasanya tanpa gejala dan ringan, ini pengalaman yang sudah ada,” tuturnya. Dengan adanya program vaksinasi tersebut, Presiden pun berharap angka kasus Covid-19 di Tanah Air dapat terus terkendali.

“Kita harapkan nanti dengan suntikan yang pertama sudah tinggi, suntikan yang kedua sudah tinggi, kemudian diperkuat dengan suntikan booster, suntikan penguat, saya kira kita harapkan yang terpapar Covid-19 terus bisa kita kurangi dan kita tekan,” ucapnya.

Turut mendampingi Presiden dalam peninjauan tersebut antara lain Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Menteri BUMN Erick Thohir, Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey, dan Wali Kota Bitung Maurits Mantiri. (*)