• Sun. May 29th, 2022

Hutan Mangrove Dirusak, Aparat Hukum Diminta Bertindak Atau Ormas Adat Turun Tangan

ByRedaksi Sulut Hebat

May 9, 2022

Minahasa, suluthebat.com – Pengerusakan hutan mangrove yang terjadi di Kawasan Pantai Desa Tambala Kecamatan Tombariri Kabupaten Minahasa, kian mendapat sorotan Masyarakat.

Diketahui kurang kebihnya 4000 M2 liluas Lahan Hutan Mangrove di pesisir pantai Desa Tambala itu dibabat habis dan diduga kuat dilakukan seorang oknum Pengusaha yang berinisial KH alias Hong Warga Negara keturunan.

Dari hasil pantauan dilokasi pekerjaan, aktifitas pembabatan tumbuhan Mangrove tersebut dilaksanakan dengan menggunakan alat berat Ecxavator, seakan kegiatan ini mendapat dukungan pejabat Daerah.

Hal inipun sontak mengundang Protes keras dari Organisasi Masyarakat (Ormas) Laskar Manguni Indonesia (LMI) melalui ketua LMI Minahasa Noldy Lila saat diwawancarai wartawan, Ia mengatakan perbuatan ini adalah perbuatan melawan hukum dan harus di tindaki, karna jika dilakukan pembiaran akan menjadi contoh buruk bagi masyarakat dan juga dampaknya adalah kerusakan terhadap lingkungan.

“Tindakan ini adalah perbuatan melawan hukum, sudah tau itu adalah Hutan Mangrove yang jelas dilindungi Oleh Undang- Undang, ini harus ditindaki Aparat Penegak Hukum kalaupun bisa, segera tangkap dan penjarakan pelakunya,” Kata Noldy dengan suara geram saat ditemui wartawan, Senin (09/05/2022).

Dia juga menambahkan, bila Aparat Hukum tidak sanggup mengatasi hal ini, maka Ormas Laskar Manguni Indonesia dan Ormas Adat lainnya akan turun Langsung untuk bertindak tegas demi kelestarian Alam di Tanah Toar Lumimuut,” Tegasnya.

Hukumtua Desa Tambala, Hamka Naya yang pernah diwawancarai wartawan terkait hal ini membenarkan adanya pembabatan ini, dan Pihaknya pernah memberi teguran kepada pelaku namun teguran tersebut hanya di abaikan. (Vidi)

Redaksi Sulut Hebat

Media informasi dan inspirasi pembangunan Sulawesi Utara yang semakin hebat...