• Mon. Sep 26th, 2022

Akibatkan Pasien Meninggal, RSUD Teep Dikecam

suluthebat.com
James Karinda.(Foto: Koleksi GMIM Sion Ranomuut)

SULUTHEBAT.COM, Manado – Kekecewaan masyarakat soal pelayanan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Teep, Amurang Barat, Minahasa Selatan, seperti yang diutarakan Merty Tamburian melalui postingan akun Facebook (FB), mengundang kecaman banyak kalangan. Satu di antaranya adalah Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulawesi Utara (Sulut) James Karinda.

Ketua Komisi IV Bidang Kesejahteraan Rakyat DPRD Sulut ini mengaku kesal dengan kabar tersebut. Ia meminta pihak RUSD Teep serta Rumah Sakit (RS) lainnya di Sulut agar mengutamakan faktor kemanusiaan dalam pelayanan kepada bagi masyarakat ketimbang income dan keuntungan. Dia mengatakan, harusnya RS sudah siap dengan pelayanan, obat-obatan, serta fasilitas.

“Fungsi utama RS adalah pelayanan. Kasus ini pasti berimbas kepada ketidakpercayaan masyarakat terhadap RS di daerah ini. Apalagi hingga pasien meninggal. Tentu ini sangat mengecewakan,” tandas politisi Partai Demokrat itu.

Ia juga memberikan warning semua RS yang ada di Sulut untuk tidak membedakan pelayanan pasien yang menggunakan layanan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) dengan pasien umum.

“Faktor kemanusiaan harus menjadi yang utama dari setiap RS. Manajemen RS harus profesional, berani membuka RS, serta harus siap melayani siapapun dia dan apapun latar belakang pasien itu,” kata James.

Dia menegaskan akan memanggil hearing setiap RS yang pelayanannya sering dikeluhkan masyarakat.

Di FB, Merty menuturkan ponakannya yang masih bayi menderita muntah dan cacingan. Ponakannya dibawa ke RSUD Teep sekitar jam 23.00 WITA, Selasa (30/1/2018), tapi pihak RS tidak langsung mengambil tindakan medis akibat kekosongan cairan. Pasien baru diinfus pada pada Rabu (31/1/2018) pukul 5.30 WITA, hingga balita ini lemas dan meninggal dalam perjalanan ke RS lainnya.

Yang lebih miris lagi, pihak RSUD Teep tak dapat mengantar pasien yang sudah meninggal untuk pulang ke rumah. Pihak keluarga membawa bayi dibungkus dengan kain tersebut hanya dengan menggunakan sepeda motor.(K1)

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Alternative Text
x