January 28, 2023

FDW Ajak Semua Pihak Bergandengan Tangan Mengembangkan Budaya Daerah

Minsel, suluthebat.com – Dalam amanat undang-undang dasar jelas tegas mengatakan bahwa pemerintah harus meningkatkan kebudayaan nasional di indonesia, jadi peran pemerintah adalah mengatur agar supaya kebudayaan yang ada di Indonesia itu terjaga, terpelihara dan berkembang walaupun kebudayaan nasional itu ada kebudayaan yang lama yang ada di daerah yang tetap terpelihara dan terjaga dan bahkan dikembangkan.

Hal itu dikatakan Bupati Minahasa Selatan Bpk. Franky Donny Wongkar, SH dalam sambutannya saat menghadiri dan membuka acara Penetapan Pokok Pikiran Kebudayaan Daerah (PPKD) Kabupaten Minahasa Selatan yang dilaksanakan di Hotel Sutan Raja, Amurang, Jumat (02/11/2022).

“Oleh karena itu marilah kita semua secara bergandengan tangan untuk mengembangkan budaya yang ada di daerah kita. Saya berkeyakinan jika Pokok Pikiran Kebudayaan Daerah ini ditetapkan maka Kebudayaan di Minahasa Selatan akan berkembang,” kata Bupati

Lebih lanjut dijelaskannya, pengembangan budaya dan pariwisata adalah tanggung jawab kita semua. Dalam konteks demikian, dibutuhkan kepedulian, dukungan dan keterlibatan dari semua pihak baik pemerintah, masyarakat maupun para pelaku seni itu sendiri.

Pengembangan budaya daerah dapat diwujudkan dalam berbagai peran salah satunya dengan menyusun dokumen (PPKD) Kabupaten Minsel. Terbitnya peraturan menteri pendidikan dan kebudayaan Republik Indonesia nomor 45 tahun 2018 tentang pedoman penyusunan pokok pikiran kebudayaan daerah, sebagai upaya untuk meningkatkan ketahanan budaya dan kontribusi budaya indonesia ditengah peradaban dunia melalui perlindungan, pengembangan, pemanfaatan dan pembinaan kebudayaan.

Keberadaan dokumen (PPKD) sangat penting dalam merumuskan strategi untuk memajukan kebudayaan daerah dari seluruh wilayah di Indonesia termasuk kabupaten minahasa selatan.

“Jadi, dokumen PPKD ini merupakan arah kebijakan pembangunan kebudayaan yang memungkinkan Minsel memperoleh bantuan dana alokasi khusus kebudayaan dari Kementerian terkait,” tandasnya.

Turut hadir Kepala Dinas Kebudayaan Daerah Provinsi Sulawesi Utara Bpk Jani N. Lukas, S.Pi, M.Si, Kepala Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah 17 Sulawesi Utara, Bpk. Apolos Marisan, S.Sos, bapak Arthur D. Tumipa, M.Ed., Asisten sekretaris daerah kabupaten minahasa selatan bidang administrasi umum, juga sebagai plt. Kepala dinas pendidikan dan kebudayaan kabupaten minahasa selatan, Evert F. Kawalo, SE, kepala dinas pariwisata kabupaten minahasa selatan, Ibu Annita Mokodongan, M.HUM, Bapak Roy Kumaat, S.Pd, Pemerhati Budaya. (Kominfo/Pro)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *