January 28, 2023

Gelar Jumat Curhat di Pasar Bersehati, Kapolda : Sengaja Timbun Barang, Kami Tindak !

Manado, suluthebat.com– Kapolda Sulawesi Utara (Sulut) Irjen Pol Setyo Budiyanto menghadiri kegiatan rutin Jumat Curhat di Pasar Bersehati Kota Manado, pada 2 Desember 2022 pagi.

Jumat Curhat tersebut diikuti para pedagang, nelayan, serta berbagai elemen masyarakat lainnya. Irjen Pol Setyo Budiyanto duduk bersama masyarakat sambil mendengarkan langsung “curhatan” terkait kamtibmas.

Setyo mengatakan, Jumat Curhat ini merupakan salah satu cara untuk menjalin silaturahmi dan komunikasi dengan warga masyarakat dari berbagai kalangan.

“Tujuannya adalah untuk bisa melakukan hubungan komunikasi, bisa memberikan informasi dari masyarakat, dan kami juga bisa menampung apa yang menjadi keluh kesah dari masyarakat atau bahkan sampai pada saran dan kritikan,” kata Setyo.

Dari kegiatan Jumat Curhat yang telah berjalan selama tiga pekan terakhir ini, Setyo mengaku banyak mendapatkan informasi seputar masalah kamtibmas, kenakalan remaja, BBM, dan permasalahan lainnya.

“Semuanya pasti akan kami tindaklanjuti sesuai dengan porsinya masing-masing. Ada beberapa hal yang menjadi atensi dan sudah kami lakukan sejak saya menjabat di sini. Dengan informasi yang disampaikan oleh masyarakat, semakin menjadi sebuah tekad bagi saya untuk menciptakan dan mengkondisikan supaya Sulawesi Utara khususnya di Kota Manado ini semua aman, tertib, dan nyaman,” ucapnya.

Usai mendengar curhat atau aspirasi para pedagang, nelayan, serta berbagai elemen masyarakat, Setyo kemudian blusukan di kawasan pasar setempat untuk mengecek langsung harga bahan pangan menjelang perayaan Natal dan tahun baru (Nataru).

Setyo mengatakan bahwa ini merupakan salah satu tugas Polri dalam hal pengawasan bahan pangan.

“Mendekati Natal dan tahun baru tentu tugas kami salah satunya adalah melakukan pengawasan terhadap pangan yang tersedia di wilayah Sulawesi Utara,” ujarnya.

Dijelaskannya, dalam hal pengawasan ketersediaan dan harga bahan pangan, ada Satgas Pangan mulai dari tingkat Polda hingga Polresta dan Polres jajaran.

“Tugasnya adalah melakukan pengecekan baik di gudang, ritel, pengecer termasuk juga di pasar-pasar tentang kenaikan atau harga-harga yang masih stabil,” terang  Setyo.

Pengawasan dan pengecekan, kata Setyo, terus dikoordinasikan dengan Dinas Perdagangan Provinsi, kota maupun kabupaten.

“Kalau ada indikasi terjadinya penimbunan, sengaja untuk menyimpan barangnya dengan cara-cara yang tidak sesuai aturan kemudian dengan modus supaya nanti pada saat dibutuhkan harganya dinaikkan, maka tentu akan kami lakukan tindakan-tindakan. Ada tahapan-tahapannya, mulai dari imbauan sampai kepada tindakan-tindakan secara hukum,” pungkas Setyo.(*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *