• Wed. Sep 28th, 2022
Suasana pembahasan persiapan lahan KEK Pariwisata.

SULUTHEBAT.COM, Manado – Rencana pembangunan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pariwisata di Likupang Minahasa Utara terus dimatangkan. Rabu (11/10/2017) pagi, Sekdaprov Sulawesi Utara Edwin Silangen, bertemu dengan Dirjen Pengadaan Tanah Kementerian ATR/BPN Arie Yuriwin di Manado untuk membahas persiapan lahan KEK Pariwisata.

Kesempatan itu Edwin menjelaskan kepada pihak BPN tentang latar belakang dipilihnya Likupang menjadi KEK Pariwisata.

“Likupang dipilih menjadi lokasi KEK Pariwisata karena wilayahnya termasuk kawasan strategis pariwisata berdasarkan tata ruang provinsi,” tukasnya.

Ditambahkan Silangen, untuk mendukung KEK Pariwisata itu, Pemprov Sulut telah merencanakan pengembangan bandara termasuk membangun jalan dari bandara ke Likupang. Oleh karenanya dia berharap pihak BPN dapat membantu pengurusan lahan di Likupang. Apalagi hal itu ditunjang 1400 hektar dari 2400 hektar luas KEK Pariwisata merupakan lahan eks HGU PTPN XIV yang akan diambil alih Pemprov Sulut untuk dibangun kawasan pariwisata internasional.

“Kami mengharapkan ini bisa diproses oleh pihak BPN. Apalagi KEK Pariwisata merupakan salah satu program proritas,” ucapnya.

Di tempat yang sama Dirjen Pengadaan Tanah Kementerian ATR/BPN Arie Yuriwin menjelaskan pihaknya akan membentuk tim untuk mendindaklanjuti pembebasan lahan KEK Pariwisata.

“Kami akan membentuk tim kecil untuk menangani hal itu termasuk menginventarisir lahan eks HGU PTPN XIV karena proses pelepasan hak tanah ada aturannya,” jelas Yuriwin.

Pertemuan itu turut dihadiri pejabat Pemprov Sulut, perwakilan dari BPN Sulut, Pemkab Minut dan PTPN XIV. (Yanli)

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Alternative Text
x