December 6, 2022
Prof. Pakasi berpose dengan salah satu peserta pameran dengan karyanya. Foto: Jonatan Worotitjan.

SULUTHEBAT.COM, Manado – Semarak pameran lukisan yang diberi tema BerARTi yang diprakarsai oleh 4 seniman Sulawasi Utara (SULUT) semakin meriah ketika dikunjungi para rekan seniman sekaligus masyarakat umum yang mampir di Hotel Sintesa Peninsula Manado.

Kali ini, Sabtu (7/10/2017), Dosen Universitas Negeri Manado (UNIMA) Prof. Dr. Ruddy, M.Pd, menghadiri hajatan yang berlangsung hingga 18 Oktober mendatang. Dalam kunjungannya dia mengapresiasi kegiatan yang dibuat oleh teman-teman dosen tersebut.

Pimpinan UPT PPl Unima ini berharap dengan dilaksanakan pameran seperti ini, akan memincu para seniman-seniman lain untuk menggelar hal serupa demi kemajuan Sulawesi Utara ke depan serta kreatifitas para seniman semakin terbentuk.

“Harapannya kegiatan ini akan memicu bagi seniman lain untuk menggelar kegiatan-kegiatan seperti itu. Semakin banyak pameran digelar, ┬áiklim berkesenian di Sulut makin bisa menunjukkan kegembiraan,” ucap Pakasi.

Diketahui pembuat relief di makam Sam Ratulangi ini diminta menjadi salah satu pemberi sambutan di katalog kegiatan tersebut.

Salah satu seniman yang menunjukan 5 karya terbaik di BerARTi, Maria Budiatmy mengatakan, kalau tujuan pameran ini adalah bagian ekspresinya karena seni harus dinikmati banyak orang.

“Kalau saya sih, pameran ini adalah ekspresi berkarya dan dinikmati banyak orang bukan dinikmati diri sendiri saja aja,” jelas Maria Budiatmy.

Terakhir dia berharap, seniman Sulut semakin kreatif dan berkembang bersama-sama.

“Sekiranya para seniman Sulut akan lebih bergairah, lebih bisa berkembang, bisa mengeksplorasi diri untuk kita bertumbuh dan berkembang bersama-sama,” harap staf pengajar seni rupa ini.

Pada kegiatan tersebut ada 4 seniman besar yang menunjukan karya terbaik antara lain; Arie Tulus, Maria Budiatmy, Alvin Tinangon serta Deni Katili. (Yanli)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *