• Wed. Sep 28th, 2022

Sektor Pertanian Dan Peternakan Mampu Berikan Banyak Lapangan Kerja Di Sulut

SULUTHEBAT.COM, Manado – Sektor pertanian dan peternakan sangat berperan penting dalam perekonomian Sulawesi Utara (Sulut) karena mampu memberikan lapangan pekerjaan bagi sebagian besar penduduk, menyediakan bahan mentah bagi industri dan menghasilkan devisa negara melalui ekspor non migas. Bahkan sektor tersebut mampu menjadi katup pengaman perekonomian nasional dalam menghadapi krisis ekonomi yang melanda Indonesia dalam dua dekade terakhir.

Demikian yang disampaikan Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Rudi Mokoginta saat membacakan sambutan Gubernur Olly Dondokambey pada Rapat Kerja Daerah Pembangunan Pertanian Dan Peternakan yang dilaksanakan di Manado, Selasa (6/2/2018) siang.

Dikatakannya, sudah menjadi suatu keharusan bagi segenap komponen pembangunan terkait, utamanya instansi pemerintahan, untuk mengupayakan pembangunan pertanian dan peternakan yang berkelanjutan.

“Ini untuk memenuhi kebutuhan pangan, papan dan bahan baku industri, memperluas lapangan kerja dan lapangan berusaha, mengentaskan kemiskinan, meningkatkan pendapatan nasional, sambil senantiasa menjaga kelestarian lingkungan demi peningkatan kesejahteraan rakyat,” ungkapnya.

Terkait pelaksanaan Rapat Kerja Daerah Dinas Pertanian dan Peternakan, Gubernur Olly melalui Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan mengajak seluruh peserta untuk betul-betul memanfaatkannya sebagai wahana untuk menyamakan persepsi dalam mewujudkan target utama arah pembangunan pertanian dan peternakan Provinsi Sulut tahun 2016-2021, khususnya di tahun 2018 dalam rangka mendukung terwujudnya kedaulatan pangan.

suluthebat.com
Rudi Mokoginta saat bawakan sambutan di Rapat Kerja Daerah Pembangunan Pertanian Dan Peternakan Di Sulut Tahun 2018.(Foto: Humas Pemprov Sulut)

Target pembangunan pertanian dan peternakan di Sulut tahun2018 meliputi peningkatan produksi komoditas pangan nasional dengan target produksi Padi 613.583 ton dan Jagung 539.834 ton serta cabe 16.977 ton, Bawang Merah 2.658 ton, dan Tomat 25.238 ton untuk mengamankan produksi dan produktivitas komoditas yang berpengaruh terhadap inflasi nasional.

Selain itu, meningkatkan produksi daging sapi sebanyak 3.465.639 kilogram (kg) untuk mendukung pemenuhan kebutuhan daging sapi dalam negeri.

Sejalan dengan itu, di tahun 2018 ini Pemprov Sulut tetap fokus pada penanaman komoditas Jagung dengan luas 450.000 hektare dengan target produksi 2.000.000 ton untuk mendukung peningkatan produksi komoditas Jagung selain untuk meningkatkan kesejahteraan petani.

Untuk mendorong percepatan pencapaian target produksi padi 784.000 ton, cabe 21.311 ton, bawang merah 2.701 ton dan produksi daging sapi 3.727.783 kg dilakukan Upaya Khusus (Upsus) Padi, Jagung, Cabe, Bawang Merah, dan Upsus Sapi Indukan Wajib Bunting (Upsus Siwab).(ladore)

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Alternative Text
x