December 6, 2022

Sri Mulyani : Inflasi Kita Masih Relatif Moderat

Jakarta, suluthebat.com– Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mengatakan kenaikan inflansi domestik masih relatif moderat karena penanganan inflasi di Indonesia dilakukan dengan dua metode yakni konvensional dan non konvensional.

Sri Mulyani mengatakan hal itu dalam Konferensi Pers APBN Kita yang diselenggarakan secara daring, Kamis (24/11/2022).

“Konvensional adalah menggunakan instrumen moneter yaitu Bank Indonesia mulai menaikkan suku bunga untuk meredam inflasi, yang non konvensional Indonesia melakukan aktivasi dari Tim Penanganan Inflasi Nasional dan Daerah,” ujarnya.

Melalui dua penanganan tersebut, kata Sri Mulyani, terlihat dampak positifnya.

Dijelaskan, jika dilihat dari sisi volatile food bisa diturunkan secara cukup impresif semenjak pertengahan tahun ke level 7,2%.

Sementara itu dari sisi administered price menunjukkan peningkatan dengan kebijakan Pemerintah untuk menaikkan Bahan Bakar Minyak (BBM) Pertalite dan Solar.

Di sisi lain, lanjutnya,  core inflation yang menjadi perhatian bagi Bank Indonesia untuk mengendalikan.

Sri Mulyani menambahkn dari faktor konsumen masih sangat kuat terlihat dari agregat demand yang meningkat cukup bertahan dan menjadi fokus dari Bank Indonesia untuk menetapkan kebijakannya.

“Jadi overall Indonesia dengan 5,7%, inflasi kita masih dalam tahap yang relatif moderat atau baik dibandingkan negara-negara lain yang sama seperti kita. Bahkan tadi negara-negara emerging yang lain maupun negara-negara G20 advance country yang sekarang surprisingly ada di level inflasi yang luar biasa tinggi double digit semua, kecuali Amerika yang sudah mulai menunjukkan penurunan inflasi 7,7%. Ini kondisi ini yang akan terus kita pelajari dan kita waspadai dampaknya kepada perekonomian kita,” pungkas Sri Mulyani.(*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *